JCCNetwork.id- Monica Kezia Sembiring, pemenang Miss Indonesia 2024, dipastikan akan mewakili Indonesia dalam ajang Miss World 2025 yang akan digelar di India pada Mei mendatang. Sejumlah persiapan telah dilakukan oleh Monica, termasuk penampilan yang akan menonjolkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana tradisional dan tarian khas Nusantara.
Meski belum ada konfirmasi resmi terkait desain akhir busana yang akan dikenakan Monica di panggung Miss World, tradisi selama ini menunjukkan bahwa Indonesia kerap menampilkan pakaian adat sebagai simbol identitas nasional. Monica dikabarkan akan mengenakan busana yang terinspirasi dari warisan budaya lokal. Ia kemungkinan besar akan berkolaborasi dengan desainer kebaya ternama Anne Avantie, yang dikenal dengan gaya kebaya kontemporer dan telah berkali-kali mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional.
Busana yang akan dikenakan Monica nantinya tidak hanya menjadi penanda estetika, tetapi juga sarana diplomasi budaya. Dalam ajang Miss Indonesia 2024, Monica telah memukau publik lewat tampilannya dalam balutan kebaya Jawa dan gaun modern bergaya overskirt dengan sentuhan klasik dan elegan. Penampilan tersebut dinilai sebagai cerminan kemampuannya dalam memadukan unsur tradisional dan modern.
Tak hanya melalui busana, Monica juga akan membawa kekayaan budaya tanah air lewat aksi panggungnya di Miss World. Dalam kategori Talent Show, ia akan menampilkan tarian tradisional Tortor asal Sumatera Utara — provinsi tempat asalnya. Tarian ini ia pelajari secara intensif selama berbulan-bulan, meski mengakui tidak memiliki latar belakang sebagai penari. Keputusan untuk membawakan Tortor dinilai sebagai bentuk dedikasinya dalam memperkenalkan budaya Indonesia ke pentas global.
Selain busana dan pertunjukan budaya, Monica juga mempersiapkan proyek sosial untuk kategori “Beauty With a Purpose”, salah satu segmen bergengsi di ajang Miss World. Proyek yang diusung bertajuk Pipeline for the Lifeline, yang fokus pada masalah akses air bersih di Desa Ciseke, Tangerang, Banten. Monica turun langsung ke lapangan dan menyaksikan kesulitan warga dalam mendapatkan air bersih, serta merancang solusi berkelanjutan melalui proyek ini.
Miss World 2025 akan terdiri dari enam jalur kompetisi cepat atau fast track, yakni Head to Head Challenge, Top Model, Talent Show, Sport Competition, Multimedia, dan Beauty with a Purpose. Kontestan dari berbagai negara akan bersaing dalam kategori-kategori tersebut sebagai penentu awal siapa yang layak masuk ke tahap final.
Monica Kezia dijadwalkan berangkat ke India pada 6 Mei 2025 untuk mengikuti masa karantina sebelum kompetisi resmi dimulai. Misi besar di pundaknya tidak hanya membawa gelar kecantikan, namun juga menjadi duta budaya, sosial, dan kemanusiaan Indonesia di panggung dunia.
Dengan persiapan matang dan semangat membawa nama bangsa, Monica Kezia diharapkan mampu mengukir prestasi gemilang dalam ajang Miss World 2025 dan mengangkat citra positif Indonesia di mata internasional.



