JCCNetwork.id- Banjir besar melanda Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa, 4 Maret 2025, dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat setidaknya 20 titik banjir di wilayah tersebut. Bencana ini disebut sebagai yang terparah dalam lima tahun terakhir.
Genangan air merendam sejumlah kawasan, termasuk Jalan Boulevard Raya Galaxy, di mana puluhan mobil terparkir ikut terendam hingga setengah badan kendaraan. Tidak ada aktivitas di kawasan Grand Galaxy, dan pemilik kendaraan hanya bisa pasrah melihat kendaraan mereka terendam air.
Selain merendam permukiman dan jalan raya, banjir juga mengganggu operasional RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi akibat limpasan air dari Kali Bekasi. Kondisi ini menyebabkan pelayanan rumah sakit terganggu.
Direktur Utama RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kusnanto Saidi, mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan evakuasi terhadap pasien yang berada di rumah sakit.
“Kita pertama tentunya langsung safety didahulukan, pasien yang menggunakan ventilator dan lain-lain kita evakuasi ke gedung yang masih ada aliran listrik,” katanya kepada Metrotvnews.com, Selasa, 4 Maret 2025.
Banjir mulai masuk ke area rumah sakit sekitar pukul 03.30 WIB. Tim medis dan petugas rumah sakit bergerak cepat untuk memindahkan pasien ke gedung yang lebih aman dari genangan air.
“Yang terdampak Gedung E dan F kemudian sebagian ke Gedung C , parkiran motor yang ada kantin, karena memang posisinya rendah dan di pinggir sungai,” katanya.
Hingga kini, petugas gabungan terus melakukan upaya penanganan banjir di berbagai titik guna meminimalisir dampaknya terhadap warga. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan terkait penanganan banjir.



