April 2025, Stasiun Karet Tak Lagi Layani Penumpang

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Jakarta terus berbenah dalam upaya meningkatkan layanan transportasi publik. Salah satu langkah besar yang segera direalisasikan adalah integrasi tiga stasiun kereta api utama di ibu kota, yakni Stasiun Karet, Stasiun BNI City, dan Stasiun Sudirman.

PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) mengumumkan bahwa proses integrasi ini akan dimulai pada April 2025.

- Advertisement -

Dalam skema integrasi ini, Stasiun Karet tidak lagi berfungsi sebagai tempat naik-turun penumpang.

Stasiun tersebut akan tetap menjadi bagian dari lintasan perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL), tetapi hanya akan dilalui tanpa pemberhentian.

Keputusan ini diambil setelah melalui kajian mendalam yang menunjukkan bahwa Stasiun Karet sudah tidak lagi memenuhi standar untuk menampung aktivitas penumpang.

- Advertisement -

Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto, menjelaskan bahwa seluruh penumpang yang selama ini mengandalkan Stasiun Karet akan dialihkan ke Stasiun BNI City. Stasiun yang sebelumnya lebih dikenal sebagai pemberhentian Kereta Bandara Soekarno-Hatta ini kini akan diperluas dan dioptimalkan sebagai pusat layanan transportasi perkotaan.

“Kondisi Stasiun Karet memang sudah tidak memenuhi syarat untuk naik-turun penumpang. Oleh karena itu, penumpang akan naik-turun melalui BNI City yang lebih nyaman, lebih bagus, dan peronnya lebih luas,” ujar Asdo, dikutip dari Antara, Jumat (31/1/2025).

Langkah ini bukan hanya untuk meningkatkan kenyamanan, tetapi juga sebagai bagian dari strategi besar untuk meningkatkan efisiensi perjalanan KRL di Jakarta.

Dengan memusatkan aktivitas penumpang di Stasiun BNI City, distribusi arus penumpang di kawasan Sudirman akan lebih tertata dan mengurangi potensi kemacetan di area sekitar Stasiun Karet.

Integrasi antara Stasiun Karet, BNI City, dan Sudirman bukanlah keputusan yang diambil secara mendadak. Asdo mengungkapkan bahwa kajian mengenai rencana ini telah dilakukan sejak tahun 2020.

Pemerintah dan KAI Commuter telah melakukan berbagai studi dan simulasi untuk memastikan bahwa perubahan ini akan berdampak positif bagi pengguna transportasi publik.

Selain berfokus pada peningkatan konektivitas antarstasiun, kawasan Stasiun Karet juga akan mengalami perubahan besar.

Nantinya, area ini akan dikembangkan menjadi ruang publik yang lebih ramah bagi masyarakat. Berbagai fasilitas seperti gerai jajanan, area pejalan kaki yang lebih luas, serta elemen penunjang lainnya akan dibangun untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan estetis.

Saat ini, pembangunan di Stasiun BNI City tengah berlangsung. Salah satu proyek yang sedang dikerjakan adalah pemasangan kanopi di bagian ujung barat stasiun, yang bertujuan untuk melindungi penumpang dari panas dan hujan.

KAI Commuter memastikan bahwa proyek integrasi ini akan berjalan sesuai rencana dan dapat selesai tepat waktu. Infrastruktur tambahan juga akan dibangun untuk memperlancar aksesibilitas antarstasiun.

“Penumpang dari pintu Stasiun Karet bisa langsung masuk ke Stasiun BNI City tanpa harus berjalan jauh ke arah timur atau tengah. Saat ini, hall di bagian barat sudah dibangun untuk mempermudah akses,” jelas Asdo.

Dengan berbagai perbaikan dan peningkatan ini, harapannya masyarakat Jakarta bisa menikmati layanan transportasi yang lebih nyaman, modern, dan efisien.

Transformasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjadikan ibu kota sebagai kota dengan sistem transportasi publik yang lebih maju dan terkoneksi dengan baik.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Hampir 10 Ribu Jemaah Tiba di Madinah

JCCNetwork.id - Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M terus bergerak memasuki hari keempat dengan laju pemberangkatan yang kian tertata. Hingga 23 April 2026, tercatat sebanyak...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER