Pemerintah Patuh Putusan MK, RUU Pilkada Tidak Disahkan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi menyampaikan kepada semua pihak untuk berfokus pada kepentingan umum dalam menjalankan peran mereka di tengah dinamika politik saat ini, terutama terkait dengan Undang-Undang Pilkada.

Dalam keterangan tertulis, Hasan berharap agar demokrasi dapat dijalankan dengan memikirkan kepentingan umum.

- Advertisement -

“Pesan yang bisa disampaikan adalah agar semua peran dalam demokrasi ini kita jalankan dengan memikirkan kepentingan umum,” katanya di Jakarta, Kamis (22/8/2024).

Hasan mengapresiasi bagaimana berbagai elemen demokrasi berperan aktif saat ini. Dari Mahkamah Agung hingga Mahkamah Konstitusi dapat melaksanakan tugas yudikatif mereka, sementara DPR fokus pada pembuatan undang-undang. Media dan masyarakat sipil juga berperan penting dalam proses demokrasi.

“Di tengah tarik-menarik dan perbedaan pendapat, kita melihat kebesaran kita sebagai sebuah bangsa,” ujarnya.

- Advertisement -

Dia juga menegaskan bahwa jika RUU Pilkada tidak disahkan hingga 27 Agustus mendatang, DPR akan mengacu pada keputusan terakhir dari Mahkamah Konstitusi.

“Pemerintah dalam posisi yang sama seperti sebelumnya, yaitu mengikuti aturan yang berlaku. Selama tidak ada aturan yang baru, maka pemerintah akan mengikuti aturan yang berlaku saat ini,” kata Hasan.

Hasan menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan mencegah disinformasi yang bisa mengganggu ketertiban serta kegiatan ekonomi.

“Kita harus tetap harus menjaga kondusifitas agar kepentingan publik dan roda ekonomi tidak terganggu,” kata Hasan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Sekjen Pasbata Budiyanto Hadinegoro Terpukul Ditinggal Fathan Subchi Sang “Bapak Samudera Pergaulan”

JCCNetwork.id – Sekretaris Jenderal Pasbata, Budiyanto Hadinegoro, mengungkapkan duka mendalam atas meninggalnya Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Drs. H Fathan Subchi, M.A.P,...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik, Ketergantungan Impor LPG Bisa Ditekan #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Gebrakan BRIN, Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik, Berpotensi Hemat Impor LPG
09:52
Video thumbnail
Sabu 1,2 Ton di Aceh Terungkap, Polri Bidik Pemodal dan Dalang Jaringan Narkoba #shorts #trending
01:49
Video thumbnail
Bukan Cuma Pengedar, Polri Buru Pemodal dan Pengendali Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh
10:31
Video thumbnail
Uang Dikeluarkan, Tapi Adakah Makanan MBG Yang Terbuang? #shorts #trending #titipanrakyat
00:49
Video thumbnail
Peternak Muda Grogi di Hadapan Mentan Amran, Staf Pertanian Cantik Dipanggil #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Momen Kocak, Peternak Muda Grogi di Depan Mentan Amran, Staf Cantik Ikut Dipanggil
12:05
Video thumbnail
Titipan Rakyat ke Presiden Prabowo, 155 Juta Semi Pengangguran #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Mahfud MD Ungkap Pengalaman Orang Daerah soal Program MBG
08:25
Video thumbnail
Turun Langsung Temui Nelayan Cilacap, Gibran Dengarkan Masalah di Lapangan #shorts #trending
01:40
Video thumbnail
Momen Gibran Serap Aspirasi Nelayan Cilacap, Pastikan Keluhan Segera Ditangani
03:43
Video thumbnail
Hakim MK Saldi Isra Bongkar Kejanggalan Norma yang Dibatalkan Muncul Lagi
08:33
Video thumbnail
Pakar Bongkar Risiko UU Perampasan Aset Jadi Senjata Serang Lawan Bisnis
09:23
Video thumbnail
Momen Mentan Amran Beri Kebebasan Petani Sampaikan Keluhan Langsung ke Dirjen Lewat Telepon #shorts
02:01
Video thumbnail
Tak Ada Sekat, Mentan Amran Persilakan Petani Telepon Langsung Dirjen Sampaikan Permintaan
08:33
Video thumbnail
Akses ke DPR Seperti Masuk Penjara #shorts #trending
00:54
Video thumbnail
Dulu Disepelehkan Kini Singkong Dikembangkan BRIN untuk Padamkan Api #shorts #trending
00:52
Video thumbnail
Tak Berdaya karena Koalisi Kuat, DPR Hanya Dekorasi di Parlemen
00:56
Video thumbnail
Tak Disangka Singkong yang Sering Diremehkan Kini Diteliti BRIN untuk Memadamkan Kebakaran
08:29
Video thumbnail
Menko Cak Imin Blak-blakan soal Kemiskinan RI Turun Jadi 8,07 Persen
08:46

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER