JCCNetwork.id- Satgas Damai Cartenz berhasil meringkus seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bernama Rife Kerebea, yang juga dikenal dengan nama alias Erik, di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada Sabtu, 17 Agustus 2024. Penangkapan ini menjadi salah satu keberhasilan besar dalam upaya penegakan hukum di wilayah tersebut.
Rife diketahui merupakan salah satu anggota penting dari kelompok Egianus Kogoya, seorang pimpinan KKB yang selama ini dikenal sebagai dalang di balik penyanderaan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens. Dalam keterangannya, Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa Rife Kerebea alias Erik alias Trisna Telenggen adalah anggota KKB yang selama ini menjadi buronan atas keterlibatannya dalam berbagai aksi kriminal yang terjadi di Kabupaten Yahukimo dan Kabupaten Nduga.
“DPO KKB Nduga Rife Kerebea alias Erik alias Trisna Telenggen, merupakan KKB Nduga pimpinan Egianus Kogoya dan terlibat dalam sejumlah aksi kriminal yang terjadi di Kabupaten Yahukimo dan juga Kabupaten Nduga,” kata Kaops Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani dalam keterangannya.
Penangkapan Rife bukanlah tanpa alasan. Menurut Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Bayu Suseno, Rife telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak lama. Beberapa catatan kriminal yang menyeret namanya di antaranya adalah pembunuhan terhadap masyarakat pendulang emas di Kali EI, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo pada 16 Oktober 2023. Selain itu, ia juga terlibat dalam pencurian senjata api milik anggota Brimob di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya pada 18 Juni 2022, di mana ia berperan sebagai penghubung antara pelaku dan kelompok KKB Egianus Kogoya.
Tidak hanya itu, Rife juga diduga terlibat dalam serangkaian aksi pembunuhan yang terjadi di Kampung Nogolait, Kabupaten Nduga pada 16 Juli 2022, serta penembakan pesawat di Kali Brasa, Kabupaten Yahukimo pada 16 dan 17 Februari 2024.
“KKB Nduga Rife Kerebea Alias Erick Alias Trisna Telenggen juga mempunyai peran penting dalam kelompok KKB Kodap III Ndugama yang dipimpin Egianus Kogoya,” jelas Bayu.
Lebih lanjut, Bayu memastikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap seluruh anggota KKB yang terlibat dalam berbagai aksi teror dan gangguan keamanan di wilayah hukum Polda Papua. Dengan penangkapan Rife, Satgas Damai Cartenz optimis bahwa penegakan hukum di Papua Pegunungan akan semakin efektif, dan keamanan masyarakat setempat dapat lebih terjamin.



