Lebih lanjut, Mahfud MD mengaku penasaran dengan ada hal apa yang membuat Airlangga mengambil sikap tersebut.
“Kiprah Airlangga, yang notabene menteri utama unggulan, dengan partai yang besar, pemilu yang sukses, eh malah jatuh saat Golkar berjaya. Ini ada apa?” sambung dia.
Meski memang Airlangga sebelumnya mengatakan, bahwa keputusannya mengundurkan diri dari ketua umum Partai Golkar sebagai bentuk komitmen soliditas internal partai.
Kemudian demi memastikan kelancaran transisi pemerintah dari Jokowi ke Prabowo Subianto.
Partai Golkar sendiri dikenal dengan salah satu partai di Indonesia yang berhasil melahirkan kader-kader yang berjiwa kepemimpinan di segala bidang.
Bahkan, tak sedikit kader Golkar yang mengisi ruang-ruang penting di pemerintahan maupun non pemerintah baik di pusat maupun di daerah.



