Nenek Babak Belur Dianiaya Tetangga, Oknum Bidan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Seorang nenek di Kecamatan Bangun Rejo, Lampung Tengah, mengalami luka parah akibat dianiaya oleh seorang oknum bidan tetangganya. Insiden tragis ini terjadi setelah korban menolak menjual ayam kepada pelaku.

Video amatir yang merekam kejadian tersebut viral di media sosial, memperlihatkan nenek tersebut terluka parah di bagian kepala, dengan darah mengucur dari luka-luka tersebut.

- Advertisement -

Identitas korban, bernama Runtah, seorang warga Kampung Tanjung Jaya, menjadi pusat perhatian setelah kejadian pada Jumat pagi lalu. Menurut informasi, pelaku mendatangi rumah korban untuk membeli ayam, namun ditolak karena korban tengah terburu-buru.

Hal ini menyebabkan pelaku tiba-tiba memukuli Runtah, yang akhirnya melarikan diri sambil meminta pertolongan kepada tetangga.

Korban saat ini sedang menjalani pemulihan di Dusun 2, Kampung Pujodadi, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah, setelah mengalami amnesia akibat serangan tersebut. Keluarga korban menuntut keadilan dan berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas kasus ini agar pelaku bisa diadili sesuai hukum yang berlaku.

- Advertisement -

“Kami berharap kasus penganiayaan ini dapat diproses sesuai dengan jalur hukum yang berlaku dan tersangka mendapatkan hukuman dengan diadili sesuai hukum yang berlaku,” kata Suparjo kerabat korban, Kamis (4/7/0224).

Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan terkait insiden ini.

Pelaku masih dalam proses pemeriksaan sebagai terperiksa, sementara polisi terus mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap kebenaran di balik penganiayaan brutal ini.

“Saat ini masih dalam proses penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi,” kata Nikolas di ruang kerjanya, Kamis (4/7/2024).

“Pelaku belum ditetapkan sebagai tersangka, masih sebagai terperiksa. Mohon waktu, masih kami dalami. Nanti akan kami sampaikan,” ujar Nikolas.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KCIC Buka Akses Baru ke Stasiun Whoosh Padalarang

JCCNetwork.id- PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bersama pemerintah daerah dan pengelola Kota Baru Parahyangan menyiapkan pengembangan akses langsung yang menghubungkan kawasan tersebut dengan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER