KPK Ultimatum Harun Masiku Segera Serahkan Diri

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyerukan kepada Harun Masiku, mantan calon legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), untuk segera menyerahkan diri dan menghentikan pelarian yang telah berlangsung selama ini. Harun, yang terlibat dalam kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR, diminta untuk menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.

“Kita sampaikan bahwa kalau memang dengar nonton ya sudahlah datang ke sini atau bisa menghubungi siapa pun rekan-rekan jurnalis atau ada dari masyarakat yang mengetahui ya silakan disampaikan kepada kami supaya ini juga tidak berlarut-larut,” kata Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu di Jakarta, Senin, 26 Juni 2024.

- Advertisement -

Asep menegaskan bahwa meskipun tidak ada Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) yang dikeluarkan, kasus suap yang melibatkan Harun Masiku masih terus berjalan dan dalam proses pencarian aktif oleh KPK.

“Kalau tidak ada SP3 penghentian terhadap penyidikan, itu perkara masih tetap kita jalan,” ujar Asep.

Terkait dengan isu bahwa kasus Harun Masiku sering mencuat di momen tertentu, Asep membantah keras. Ia menegaskan bahwa perhatian publik biasanya meningkat ketika tokoh publik dipanggil untuk dimintai keterangan.

- Advertisement -

“Kemudian sekarang lagi ramai karena memang ada publik figur yang diminta keterangan. Itu yang menjadi ramai pemberitaan. Sebelum-sebelumnya, ya beberapa orang kita panggil juga. Tapi karena mungkin orang yang kita minta keterangan ini bukan publik figur, sehingga tidak menjadi atensi masyarakat,” ucap Asep.

Dalam perkembangan terbaru kasus ini, pada Rabu, 19 Juni 2024, KPK memanggil Kusnadi, staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, untuk diperiksa. Kusnadi mengakui bahwa dirinya pernah bertemu dengan Harun Masiku, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai kapan pertemuan itu terjadi.

“Pernah (bertemu),” kata Kusnadi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu, 19 Juni 2024.

Saat ditanya lebih lanjut tentang hubungannya dengan dua mahasiswa yang juga diperiksa terkait kasus ini, yakni Hugo Ganda dan Melita De Grave, Kusnadi membantah mengenal mereka. Dia menjelaskan bahwa pemeriksaannya lebih berfokus pada komunikasi internalnya dengan staf di DPP PDIP.

“(Ditanya) percakapan saya dengan staf, staf DPP,” ujar Kusnadi.

KPK terus berupaya mengungkap fakta-fakta terkait kasus suap PAW ini dan menegaskan bahwa tidak ada upaya untuk menutup-nutupi proses hukum yang sedang berjalan. Seruan kepada Harun Masiku untuk menyerahkan diri adalah bagian dari upaya KPK untuk menyelesaikan kasus ini secara tuntas.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Skincare Bermerkuri Masih Dijual Bebas, Pemohon Merasa Dirugikan Gugat ke MK

JCCNetwork.id- Seorang pemohon bernama Bernita Matondang mengajukan permohonan uji materi ke Mahkamah Konstitusi terhadap Pasal 30 ayat (2), ayat (4), dan ayat (5) dalam...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER