Petani Kopi Karawang Menuju Paten Indikasi Geografis

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Karawang, Jawa Barat – Para petani kopi di Kabupaten Karawang telah mendaftarkan kopi robusta Karawang mereka untuk mendapatkan paten indikasi geografis dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Pemeriksaan ke lokasi telah dilakukan pada 29 April hingga 3 Mei 2024.

- Advertisement -

Aang Sobandi, Wakil Ketua Perkumpulan Petani Indikasi Geografis Kopi Robusta Java Sanggabuana Karawang, mengungkapkan bahwa pemeriksaan substansif dilakukan oleh tim Kemenkum HAM dan Kementerian Pertanian di sentra produksi kopi Robusta Sanggabuana Karawang.

Permohonan Indikasi Geografis Kopi Robusta Java Sanggabuana Karawang telah diajukan oleh perkumpulan petani tersebut pada 9 Desember 2022.

Indikasi geografis merupakan paten yang menunjukkan asal muasal produk berdasarkan faktor lingkungan geografis, memberikan reputasi, kualitas, dan karakteristik pada produk tersebut.

- Advertisement -

Dengan mendapatkan paten indikasi geografis, kopi robusta Karawang akan dilindungi dan reputasi serta nilai jualnya akan meningkat.

Wilayah perkebunan kopi yang tergabung dalam perkumpulan tersebut meliputi tiga kecamatan di sekitar Karawang, dengan luas total sekitar 756 hektare.

- Advertisement -

Para petani dari 14 kelompok tani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Indikasi Geografis Kopi Robusta Java Sanggabuana Karawang kini menggarap area perkebunan di tiga kecamatan tersebut.

Dengan paten ini, diharapkan praktik curang seperti pemalsuan atau pengoplosan terhadap produk kopi robusta Karawang dapat dihindari.

- Advertisement -

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER