JCCNetwork.id- Minat generasi muda untuk menunaikan ibadah haji terus meningkat, hal demikian kata Digital Business Group Head Bank Mega Syariah, Sigit Suryawan.
Indikator minat generasi muda untuk menunaikan ibadah haji semakin meningkat tampak dari jumlah rata-rata nasabah tabungan haji Bank Mega Syariah.
“Rata-rata nasabah tabungan haji Bank Mega Syariah berusia 23 sampai 25 tahun. Ini menunjukkan minat masyarakat untuk beribadah haji semakin meningkat di kalangan generasi muda,” kata Sigit seperti dikutip Antara.
Bank Mega Syariah telah merilis aplikasi mobile banking M-Syariah yang memungkinkan nasabah membuka tabungan haji secara online. Dalam waktu satu bulan setelah peluncurannya pada akhir Januari 2024, lebih dari 1.500 nasabah telah membuka tabungan haji melalui aplikasi tersebut.
Hingga kuartal I 2024, Bank Mega Syariah mencatat volume tabungan haji tumbuh 3,99 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi lebih dari Rp254 miliar dibandingkan kuartal I 2023.
Untuk meningkatkan jumlah nasabah tabungan haji, Bank Mega Syariah menjalin kerja sama dengan pemberi referral, seperti kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH), majelis taklim, universitas, sekolah, instansi pemerintah dan swasta, koperasi, BPRS, dan perorangan.
Sebelumnya pada beberapa waktu lalu, Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo mengatakan perseroan berfokus pada tabungan haji untuk meningkatkan dana pihak ketiga (DPK).
Total nasabah tabungan haji di Bank Mega Syariah pada 2023 naik sebesar 103 persen dibandingkan tahun 2022. Perseroan pun menargetkan hingga akhir tahun tabungan haji dapat tumbuh 64 persen secara tahunan.
Dalam hal ini, generasi muda juga lebih memilih perantara yang memudahkan pendaftaran haji, perseroan juga mendukung program wakaf dan ibadah lainnya seperti zakat.























