JCCNetwork.id – Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran mengaku tak gentar bila rencana pemanggilan empat menteri Kabinet Indonesia Maju Presiden Jokowi dalam sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK) terwujud.
Juru Bicara TKN Prabowo-Gibran, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, perbedaan perolehan suara Prabowo-Gibran sangat besar dibanding pasangan 01 dan 03.
Herzaky meyakini, keempat menteri yang bakal dipanggil MK telah bekerja sesuai dengan koridor yang ada. Ia juga yakin tak ada hal yang dilanggar antara kerja menteri tersebut dengan penyelenggaraan Pilpres 2024.
“Kami tidak ada khawatir, karena tidak ada menteri-menteri yang dipanggil itu misalnya melakukan hal-hal di luar aturan hukum yg berlaku,” kata Herzaki kepada wartawan, Selasa (2/4/2024).
Dan kami ini (menang) 58 persen loh, melawan 25 (persen) dan 16 (persen), ini kan kami jauh sekali gitu. Kalau beda-beda tipis mungkin lah kita bicara ada kemungkinan potensi-potensi,” sambung dia.
Tak hanya itu, Herzaki juga yakin tim hukum Prabowo-Gibran mampu melawan gugatan yang dilayangkan oleh paslon 01 dan 03.
“Semua sudah menyampaikan argumen-argumen yang menurut kami sangat solid, terukur dan bisa mementahkan semua narasi-narasi. Karena menurut kami, hari ini hanya kepada narasi gitu loh, mana buktinya?,” ucapnya.
“Seharusnya yang menjadi bukti apa? (dokumen) C1 atau foto pada saat kejadian, video pada saat kejadian, daftar absen dibuka saja. Daftar absen dibandingkan misalnya mana yang absen, yang hadir, berapa banyak suara dengan daftar absen kan gitu. Dokumen yang valid sesuai UU dan PKPU itulah yang seharusnya jadi bahan bukti bukan malah film, bukan postingan TikTok,” tegas dia.



