JCCNetwork.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) didemo masyarakat meminta untuk segera mencopot PJ Bupati Indragiri Hilir, Riau, Herman.
Pasalnya, kepemimpinan Herman sebagai PJ Bupati Indragiri Hilir dinilai sangat buruk dan cenderung arogan.
Hal itu diungkapkan para aktivis dari Aliansi Masyarakat Peduli Indragiri Hilir (Inhil) saat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (26/3/2024).
Dalam aksi itu, mereka meminta dan mendesak agar Kemendagri segera mencopot Herman dari jabatannya sebagai bupati.
Koordinator Lapangan Aksi Inhil, Rimario Anca mengatakan bahwa kepemimpinan Herman sebagai PJ Bupati Inhil sudah tidak sehat.
Hal itu karena sudah mengarah pada kampanye politik atau mengedepankan sosialisasi pribadi, bukan mengedepankan sosialisasi program-program Pemerintah.
Lebih parah lagi, lanjut Rimario, bahwa kebijakan Herman sebagai PJ Bupati Inhil terkait penggusuran pedagang “dayang suri dan kelapa gading”.
Dimana hal ini dilakukan secara serampangan tanpa sosialisasi dan solusi. Bahkan langsung menghakimi dan menyatakan tempat maksiat.
“Ini yang menjadi amarah para pedagang karena wisata kuliner yang sudah puluhan tahun di bawah naungan disperindag Inhil. Ini malah menjadi penggusuran tanpa adanya diskusi kepada para pedagang yang baru terlepas dampak Covid-19,” jelas Rimario.
Rimario dalam orasinya juga mengungkapkan, bahwa Herman bertindak semaunya alias arogan dalam menjalankan program Pemerintah yang dibuat oleh Kepala Daerah sebelumnya.























