Serangan Harimau Sumatera di Lampung Barat Membuat Ketegangan Masyarakat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Seorang warga Lampung Barat, Samanan (41), menjadi korban terbaru dari serangan harimau Sumatera yang menggemparkan kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Selatan (TNBBS), pada Senin (11/3/2024). Kepolisian setempat telah mengonfirmasi kejadian tersebut.

Kapolres Lampung Barat, AKBP Ryky Widya Muharam, membenarkan bahwa ada salah satu warga di Kecamatan Suoh yang kembali menjadi korban keganasan harimau sumatera.

- Advertisement -

“Kejadian bermula ketika seorang warga Pekon Sukamarga Kecamatan Suoh bernama Samanan (41) diserang oleh binatang buas harimau saat bekerja di kebun,” kata Ryky pada Senin, (11/3/2024).

Menurut Kapolres Lampung Barat, AKBP Ryky Widya Muharam, serangan terjadi ketika Samanan sedang bekerja di kebun. Meski melakukan perlawanan, Samanan berhasil melarikan diri dan segera mendapatkan perawatan medis.

“Namun korban berhasil melarikan diri dan langsung dibawa ke Puskesmas suoh hingga akhirnya dirujuk ke RSUD Liwa,” ujarnya.

- Advertisement -

Kasus ini menambah daftar serangan harimau Sumatera di wilayah tersebut. Sebelumnya, dua warga lain telah menjadi korban fatal akibat serangan binatang buas tersebut. Polisi juga telah melakukan evakuasi terhadap korban-korban sebelumnya.

“Pada hari Kamis tanggal 22 Februari 2024 sekitar pukul 02.00 WIB, korban S (28) merupakan warga Dusun Peninjauan, Pekon Bumi Hantati, ditemukan dalam sudah keadaan meninggal dunia, jasad korban ditemukan sekitar 300 meter dari kebunnya dalam keadaan organ tubuh sudah tidak utuh,” kata Kapolsek Suoh.

Kemudian, pada tanggal 8 Februari 2024 juga tim Polres Lampung Barat melakukan evakuasi terhadap warga yang meninggal dunia akibatkan diterkam harimau pada Kamis (8/2).

Korban berjenis kelamin laki-laki itu bernama Gunarso (47), warga dusun Sumber Agung dua, Pekon (Desa) Sumber Agung kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat.

Kejadian ini memunculkan kekhawatiran baru di masyarakat sekitar terkait keamanan mereka saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya di area yang berdekatan dengan habitat harimau Sumatera.

Kepolisian setempat terus mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat guna mengurangi risiko serangan dari binatang buas tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Diskusi di UGM Berujung Tegang, Mahasiswa Kejar Kendaraan Rombongan Menteri

JCCNetwork.id- Situasi memanas terjadi di lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Senin (15/6/2026) malam. Rombongan pejabat pemerintah yang terdiri dari Menteri Agraria dan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER