Kisah Dramatis Lima TKI Asal NTT Kabur dari Perkebunan Kelapa Sawit Malaysia

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Lima Tenaga Kerja Indonesia (TKI) illegal berhasil kabur dari perkebunan kelapa sawit di Malaysia.

Mereka, Wilhelmus Matius (58), Pirmansa Paleon (42), Servasius Lule (44), Tamex Steven Emanuel (19), dan Fransiska Toji (40), berhasil menembus jalur hutan Ba’kelalan Malaysia dan tiba di wilayah dataran tinggi Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara, pada Selasa (5/3/2024).

- Advertisement -

Menurut Kasi Intel dan Penindakan Keimigrasian (Kasinteldakim) Kantor Imigrasi Nunukan, Reza Pahlevi, para TKI tersebut bersama seorang anak laki-laki berusia empat tahun.

Mereka masuk melalui perlintasan Ba’kelalan,Ba’kelalan, Malaysia-Long Midang, Indonesia.

Setelah menjalani pemeriksaan oleh Satgas Pamtas RI–Malaysia di Pos Gabma Long Midang, mereka kemudian diperiksa di Pos Ceck Point Imigrasi Long Midang, Krayan.

- Advertisement -

Dari wawancara yang dilakukan, diketahui para TKI illegal berasal dari kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Mereka mengaku masuk Malaysia melalui jalan tikus di Pulau Sebatik pada tahun 2018. Di Malaysia, mereka bekerja sebagai buruh penombak kelapa sawit.

Meski membawa dokumen seperti KTP Paspor, mereka memutuskan untuk kabur karena mengeluhkan beban kerja dan gaji yang tidak sesuai.

Saat ini, kelima TKI tersebut tinggal di rumah salah satu kerabatnya di Long Kei’wan, Krayan, sembari menunggu pesawat rute Krayan-Tarakan.

Dari Kota Tarakan, mereka berencana melanjutkan perjalanan menuju kampung halamannya di Maumere, Nusa Tenggara Timur secara mandiri.

Reza menegaskan bahwa lingkungan luar negeri merupakan dunia yang berbeda dengan negara kita.

Ia memperingatkan masyarakat menolak tawaran menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural dengan iming-iming penghasilan besar.

Sebagai langkah pencegahan, ia menyarankan untuk melakukan pengurusan perizinan dan persyaratan sesuai prosedur yang berlaku guna menghindari kasus serupa di masa depan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gunung Dukono Erupsi, Abu Capai 10 Km

JCCNetwork.id- Aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali meningkat dengan terjadinya erupsi pada Jumat (8/5/2026) pagi. Letusan tersebut memuntahkan kolom...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER