Lesbumi PBNU Berikan Peta Jalan, Capres 2024 Harusnya Wujudkan Hilirisasi Kebudayaan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Wakil Pengurus Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lesbumi PBNU), Ngatawi Al Zastrouw, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kurangnya strategi pembangunan kebudayaan di Indonesia.

Zastrouw menyoroti bahwa meskipun kebudayaan Indonesia memiliki potensi luar biasa sebagai sumber pengetahuan, nilai moral, dan etika, namun tidak ada strategi yang tepat untuk mengembangkan dan memanfaatkannya secara optimal.

- Advertisement -

“Selama ini kita hanya melihat kebudayaan dari sudut pandang kesenian dan ekonomi, padahal kebudayaan memiliki nilai-nilai yang jauh lebih luas,” ujar Ngatawi , kepada Koma.id, di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Selasa (13/2/2026).

Ngatawi lantas berharap calon presiden 2024 yang terpilih nanti, dapat melaksanakan hilirisasi kebudayaan, ini mirip dengan konsep hilirisasi yang diterapkan dalam bidang tambang dan pertanian oleh pemerintah Joko Widodo.

Baginya, dengan hilirisasi kebudayaan maka Indonesia dapat memanfaatkan potensi kebudayaannya secara optimal dalam membangun masa depan bangsa. Kemudian warisan budaya yang telah ditinggalkan oleh leluhur dieksplorasi dan dikembangkan sebagai bagian dari membangun peradaban ke depan.

- Advertisement -

“Makanya saya nitip kalau Pak Jokowi punya tagline hilirisasi di bidang tambang dan pertanian, kalau saya menambahkan harus ada hilirrisasi kebudayaan. Resources kebudayaan kita sangat banyak,” tutup Ngatawi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kloter Perdana Haji 2026 Berangkat dari Soetta

JCCNetwork.id- Sebanyak 391 jemaah calon haji Indonesia yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama Embarkasi Jakarta Pondok Gede resmi diberangkatkan ke Tanah Suci pada...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER