JCCNetwork.id– Tragedi mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dengan kematian tragis seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah berusia 14 tahun yang diduga diracun. Ayah sang korban, yang juga pembuat kopi terakhir yang diminum sebelum meninggal, menjadi pusat penyelidikan polisi.
Sebelum berangkat sekolah, korban yang berinisial MRS minum kopi buatan ayahnya dan beberapa menit kemudian mengalami kejang sebelum akhirnya meninggal dalam perjalanan ke Puskesmas Sudimoro.
Sepekan kemudian ibu korban, Sukatmini, dan kerabatnya melaporkan kejadian ini kepada polisi karena curiga dengan kematian yang tidak wajar.
Pembongkaran makam dan otopsi dilakukan untuk mengungkap misteri di balik kematian yang mencurigakan ini. Lima saksi memberikan keterangan, sementara polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk seragam sekolah korban dan sisa kopi.
Kabar tragis ini mengejutkan warga, dan hasil otopsi dari Tim Forensik Polda Jatim menjadi penentu utama dalam mengungkap penyebab sebenarnya di balik peristiwa yang terjadi.
“Penyidik masih menunggu hasil otopsi dari Tim Forensik Polda Jatim untuk mengetahui penyebab kematian korban,” ungkap Kapolres Pacitan, AKBP Agung Nugroho, pada Sabtu (13/1/2024).
























