Wapres: Jangan Kayak Kanak-kanak, Urusan ‘Amin’ Tak Berarti Capres

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menegaskan bahwa menggunakan ritual keagamaan sebagai narasi politik merupakan perilaku kekanak-kanakan. Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan atas pidato Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan yang membahas dukungan luas untuk calon presiden Prabowo Subianto.

Dalam acara Rakernas Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) 2023 di Semarang, Zulkifli Hasan memaparkan bahwa beberapa jamaah shalat diam usai imam membacakan Al Fatihah ‘wa lad-dallin’, merujuk pada pasangan calon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, yang sering disingkat sebagai “AMIN.”

- Advertisement -

Ma’ruf Amin menyatakan bahwa kata ‘Amin’ dalam ritual ibadah adalah bagian dari doa untuk menyimpulkan dan mengakhiri, tidak bermakna politik. Namun, menjelang Pemilu Presiden 2024, kata ‘Amin’ menjadi identik dengan pasangan Anies-Muhaimin.

“Kita ini jangan kayak kanak-kanak lah, urusan ‘Amin’ itu kan tidak berarti calon presiden. Amin itu dari dulu sudah ada,” kata Ma’ruf Amin usai menghadiri agenda Anugerah Revolusi Mental diikuti dalam jaringan (daring) di Jakarta, Rabu (20/12/2023).

Ma’ruf Amin juga mengimbau masyarakat untuk tidak alergi terhadap kata ‘Amin’, sebab tidak selalu berkorelasi dengan kepentingan politik. Ia menegaskan pentingnya dewasa dalam menyikapi isu-isu politik yang seharusnya tidak terkait dengan ritual keagamaan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Indonesia Bungkam Timor Leste 3-0 di ASEAN Hyundai Cup 2026

JCCNetwork.id – Timnas Indonesia tampil dominan pada babak kedua dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Timor Leste dalam lanjutan Grup A ASEAN...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER