Gelombang Kritik Terus Bergulir, MK Digeruduk dan Disebut ‘Perusak’ Konstitusi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Jaringan Pendidikan untuk Rakyat (JPPR) dan Komite Independen Pemilih Indonesia (KIPP) melakukan aksi di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (23/10/2023). Langkah ini sebagai bentuk keprihatinan mereka terkait independensi, profesionalisme, dan keadilan dalam pelaksanaan tugas MK.

Sekretaris Jenderal KIPP Kaka Suminta mengatakan pihaknya mendorong semua pihak melakukan evaluasi terhadap MK dalam menjalankan kekuasaannya secara independen, profesional, dan berkeadilan. Hal ini penting setelah MK mengeluarkan putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang mengurangi syarat usia minimal bagi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

- Advertisement -

“Dengan putusan tersebut, syarat usia empat puluh tahun dalam mencalonkan diri sebagai presiden dan wakil presiden direduksi maknanya dengan mengecualikan pejabat negara yang dipilih melalui pemilu atau pilkada,” ujar Kaka di depan Gedung MK.

Padahal, posisi pejabat negara yang terpilih melalui pemilu atau pilkada, yang sebelumnya diatur secara tegas oleh Pasal 6A ayat (5) UUD 1945 yang memberikan wewenang kepada pembuat kebijakan untuk merancang tata cara pemilihan capres dan cawapres.

“Maka kehadiran MK yang diharapkan menjadi the guardian of constitution, kini menjadi perusak konstitusi,” tandasnya.

- Advertisement -

JPPR dan KIPP juga menyerukan perlunya restrukturisasi MK dengan ketentuan yang ketat untuk memastikan kemandirian hakim konstitusi, baik secara personal maupun institusi.

Mereka juga mendukung pelarangan hubungan keluarga antara Presiden sebagai pejabat eksekutif, pimpinan DPR sebagai pejabat legislatif, dan hakim konstitusi sebagai penegak hukum yang independen, dengan tujuan memelihara integritas dan otonomi lembaga-lembaga tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pengedar Happy Water Ditangkap di Bogor

JCCNetwork.id- Kepolisian Resor (Polres) Bogor mengungkap jaringan peredaran narkotika dengan modus baru yang melibatkan produk berbentuk cairan vape mengandung Etomidate dan serbuk kemasan bertajuk...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
MUI Dorong Kongres Ambil Sikap Jelas, Minta Rekomendasi Tegas Tolak Praktik LGBT di Indonesia
08:16
Video thumbnail
Bahlil Yakin Era Mobil Hidrogen Segera Tiba, Mobil Listrik Terancam?
11:06
Video thumbnail
Berseloroh, Polkam Bicara Tegas soal Plt Jaksa Agung
08:29
Video thumbnail
MBG Program Mulia, Namun Terganggu Gegara Oknum Pejabat Kalah Lawan Setan & Roh Gelap
08:59
Video thumbnail
Prabowo Semprot Media soal Pemberitaan Sekolah Rusak: Ada Waktunya Saya Sebut!
10:25
Video thumbnail
Dipandang Sebelah Mata, Mampukah B50 Jadi Senjata Baru Energi Indonesia?
11:17
Video thumbnail
Bahlil Singgung "Tulis Lain Baca Lain Bikin Lain"
11:13
Video thumbnail
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus Begitu Saja, Operator Wajib Kasih Opsi
09:56
Video thumbnail
Purbaya cecar PLN dan Kemenperin Jelaskan Aturan KEK yang Rugikan Industri Lokal
16:59
Video thumbnail
Prabowo Tanya LSM yang Sering Mengkritik: Siapa yang Bayar HP dan Listrik Kalian?
08:47
Video thumbnail
Nasib Pedagang BBM Way Kanan Berbalik, DPR Minta Kasusnya Dihentikan: Dia Pahlawan
08:59
Video thumbnail
Prabowo Soroti Kaus Prabowonomics di Kaus Kader PKB Sebut Tidak Pantas Namanya di Situ!
08:41
Video thumbnail
Suasana Pecah! Prabowo Bercanda ke Bahlil, Sebut MBG Singkatan Mas Bahlil Ganteng
08:37
Video thumbnail
Ngaku Penganut Mazhab Bebas Aktif, Bahlil: Saya Nggak Bisa Digiring
11:09
Video thumbnail
Hadir di Harlah PKB, Bahlil Disambut Meriah, Cak Imin: Gawat, Banyak Penggemarnya!
11:15
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Ajak Warga Tinggalkan Kebiasaan Rekam, Utamakan Aksi Nyata
10:54
Video thumbnail
Aura KDM Bakal Getarkan Indonesia 2029
00:56
Video thumbnail
Zulhas Bilang Tahun 2029 Nanti, KDM Bisa Susah Ditemui
10:57
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Siapkan Rp50 Juta untuk Siapa Saja yang Berhasil Tangkap Begal
15:43
Video thumbnail
Prabowo Tegas! Dukungan Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina Tak Bisa Ditawar
07:40

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER