JCCNetwork.id- Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau, Abdul Razak Abu Bakar, mengungkapkan harapannya agar semua pihak dapat menjaga diri dan tidak terprovokasi oleh perkembangan terkini seputar Rempang. Permasalahan ini telah menarik perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir.
“Dengan ini menyampaikan harapan daripada Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau agar semua pihak menahan diri tidak memprovokasi masyarakat,” tegas Abdul Razak, hari ini.
Abdul Razak juga memberikan saran untuk memberikan kesempatan kepada kedua belah pihak untuk duduk bersama dan melakukan musyawarah, sesuai dengan budaya masyarakat Melayu. Ini adalah langkah yang diharapkan dapat membantu menemukan solusi atas permasalahan yang melibatkan Rempang dan Galang.
“Agar semua pihak menahan diri tidak mempermudah masyarakat di kesempatan seperti budaya masyarakat melayu untuk mencari solusi penyelesaian persoalan Rempang Galang,” tutupnya.






