Peran Gelap Selebgram ‘Ratu Narkoba’ Dalam Bisnis Narkoba Internasional Fredy Pratama

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Jumlah tersangka dalam kasus narkoba yang terkait dengan jaringan internasional Fredy Pratama mencapai 39 orang. Salah satunya adalah selebgram terkenal asal Palembang Adelia Putri Salma (APS). Peran APS dalam bisnis narkoba Fredy Pratama pun tengah menjadi sorotan publik.

Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika, menjelaskan bahwa APS adalah pihak yang menerima dan menikmati hasil dari bisnis narkoba yang dilakukan oleh suaminya, Kadafi alias David alias K. K saat ini menjalani hukuman penjara atas kasus narkoba dalam jaringan Fredy Pratama.

- Advertisement -

“Kita kenal APS ini adalah sebagai seorang selebgram di Palembang, dikenal juga sebagai Ratu Narkoba. Dari pendalaman, kita mengetahui bahwa diduga tersangka APS ini ikut menikmati hasil penjualan narkoba dari suaminya yang berinisial K,” jelas Helmy.

Pihak berwenang mendapati sejumlah barang bukti yang terkait dengan APS. Di antaranya empat rumah, satu minimarket, 13 kendaraan, dan beberapa barang mewah.

“Kemudian beberapa perhiasan atau barang barang branded juga sudah kita lakukan penyitaan dan mungkin ini tidak akan berhenti sampai di sini,” lanjutnya.

- Advertisement -

Sementara itu Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa,
menjelaskan bahwa APS adalah salah satu dari 39 tersangka dalam kasus peredaran narkoba jaringan Fredy Pratama. Setiap tersangka memiliki peran masing-masing dalam bisnis narkoba, termasuk pengedaran ekstasi dan sabu-sabu di wilayah barat dan timur, pembuatan identitas palsu, penjualan, serta pengendalian keuangan.

Pengungkapan sindikat jaringan narkoba Fredy Pratama merupakan operasi besar yang dikenal dengan nama “Operasi Escobar” dan telah berlangsung sejak Mei 2023 di wilayah Sumatra dan Sulawesi. Kasus ini juga melibatkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) selain pelanggaran narkoba. Sejak pengungkapan kasus pada tahun 2020, telah diamankan 10,2 ton sabu, 116.346 butir ekstasi, 13 kendaraan, 4 bangunan, dan jumlah uang yang tersebar di ratusan rekening bank.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Rizky Ridho Keluhkan Rumput JIS

JCCNetwork.id – Bek Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyoroti kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS) yang dinilainya menghambat permainan tim.Ia menilai kualitas lapangan tersebut menjadi...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Kapolri Suyudi Gandeng Komdigi Perkuat Pemberantasan Kejahatan Digital
05:12
Video thumbnail
Dinilai Berpotensi Bebani APBN, 26 Wantimpres Era Prabowo Digugat ke MK #shorts #trending
01:35
Video thumbnail
Kalau Ketemu Presiden Prabowo Mau Sampaikan Apa?
01:14
Video thumbnail
Gugatan ke MK, Keberadaan 26 Wantimpres Prabowo Dinilai Bebani APBN
12:59
Video thumbnail
Prabowo Kerap Reshuffle Menteri, Mahfud MD Angkat Bicara
09:01
Video thumbnail
Komisi III DPR Serukan Perangi Jaringan Narkoba Dari Malaysia #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Hinca Panjaitan Serukan Perang terhadap Bandar Narkoba Dari Malaysia
09:35
Video thumbnail
Dukung Rumah Subsidi, Prabowo Dorong Penyerapan 2,4 Juta Genteng Produksi UMKM #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Menteri Ara Beberkan Arahan Prabowo, 2,4 Juta Genteng UMKM Siap Dikirim untuk Rumah Subsidi
08:01
Video thumbnail
Indonesia Bersiap Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Bahlil Akhirnya Buka Suara
08:30
Video thumbnail
Detik-Detik Mentan Amran Jadi Pusat Perhatian di Lampung #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Tak Disetujui Prabowo
12:26
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Era Jokowi, Sebut Pernah Lolos dari 34 Laporan Polisi #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Singgung Era Jokowi, Rocky Gerung Bicara Pengalaman, Klaim Lolos dari 34 Laporan Polisi
11:22
Video thumbnail
Hakim Daniel Singgung Aturan Wantimpres dari Era Jokowi
08:34
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Belum Disetujui Prabowo #shorts #trending
02:12
Video thumbnail
Sidang UU Polri Arsul Sani Singgung Amplop Cokelat dalam Rapat Resmi
09:14
Video thumbnail
DPR Tekankan Pentingnya Kompetensi Sebut Ijazah Bukan yang Utama, tapi Jangan Sampai Palsu #shorts
01:57
Video thumbnail
DPR Ingatkan Mahasiswa: Gelar Bukan Tolok Ukur Utama, Keaslian Ijazah Tetap Penting
08:04
Video thumbnail
Momen Tak Terduga Menteri HAM Natalius Pigai, Lancar Berbahasa Kongo di Hadapan Forum
09:46

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER