Ponpes Al Zaytun, Inovasi Pendidikan atau Kontroversi?

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kabar mengejutkan kembali datang dari Pondok Pesantren Al Zaytun yang terletak di Indramayu, Jawa Barat. Beredar kabar bahwa pesantren ini memiliki bunker berisi senjata, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Namun, dedengkot Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, mengungkapkan bahwa kabar tersebut adalah salah paham.

Panji Gumilang, dalam pernyataannya, tidak menampik keberadaan bunker, namun tidak diisi dengan senjata api, melainkan dengan alat-alat untuk memotong kayu. Hal ini bertujuan untuk mendukung kegiatan belajar dan kerajinan kayu yang dilakukan oleh para santri di pesantren.

- Advertisement -

“Ada. Kan setiap bunker di bawah isinya kayu. Senjata untuk masang (motong) kayu, ini kayu di Indonesia sudah tidak ada, kayu yang kita miliki ini sudah gak ada. Motong kayunya itu 1957, yang terbaru itu tahun 1965,” ujar Panji Gumilang dalam program YouTube Talk With Uni Lubis.

Kontroversi seputar Ponpes Al Zaytun juga terus menjadi tanda tanya di kalangan publik. Sebuah video diunggah oleh akun TikTok @risalahamar menampilkan penemuan majalah Al-Zaytun edisi lama turut menambahkan spekulasi.

Dalam isi majalah tersebut, terungkap beberapa artikel yang membahas tentang keluarga Cendana dan Menteri Penerangan era Soeharto yaitu Harmoko.

- Advertisement -

Lalu turut mengungkap alasan menerima santri beda agama. Pendiri Al-Zaytun yaitu Yayasan Pesantren Indonesia (YPI) membuat proyek-proyek, satu di antaranya pendidikan, dan semua proyek tersebut dinamakan Al-Zaytun.

“Peternakan Al-Zaytun, Perikanan Al-Zaytun, dan juga Pendidikan Al-Zaytun” tulis isi majalah tersebut.

Meskipun demikian, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Ponpes Al Zaytun mengenai konten majalah tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Polisi Tangkap Pengeroyok Penyelenggara Hajatan di Purwakarta

JCCNetwork.id- Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang penyelenggara hajatan pernikahan bernama Dadang. Dua pelaku yang sempat melarikan diri setelah...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER