JCCNetwork.id – Federico Chiesa bantah spekulasi yang menyebut dirinya akan cabut dari Juventus jika tidak dinaikan gajinya.
Pemain berusia 25 tahun itu mengalami penurunan performa yang drastis akibat diterpa cedera ligamen lutut yang parah sejak 2022 lalu. Padahal sebelumnya ia tampil impresif membela Si Nyonya Tua dengan catatan gemilang yaitu 19 gol dan 16 assist dari 71 laga.
Ketika bangkit dari cedera Chiesa berusaha sekuat tenaga untuk bangkit namun sayang peformanya tak sebagus awal sebab dalam 33 laga hanya menghasilkan empat gol dan enam assist.
Penampilan buruk itu membuat Juventus memasukan dirinya dalam daftar pemain yang akan dilepas musim depan lantaran klub yang bermarkas di Turin itu sedang terbelit dalam kondisi ekonomi yang kritis.
Kemungkinannya Juventus dapat menambah pundi-pundi uang dari proses penjualan Chiesa sebab harga yang dipatok akan terbilang amat tinggi.
Mendengar opsi pelepasan Chiesa klub-klub raksasa Inggris seperti Liverpool, Aston Villa dan Newcastle United berlomba untuk mendapatkan tanda tangan sang pemain. Namun penawaran lebih dahulu dilemparkan Liverpool dengan harga 60 juta euro
(Rp 984 milliar).
Tetapi isu itu bagian dari strategi agen Chiesa Fail Ramdani guna membuka pintu kenaikan gaji sebanyak 8 juta euro permusim bagi pemain timnas Italia itu. Rencana itu harus kandas sebeb Juventus sedang dalam krisis ekonomi.
Fail Ramdani menyampaikan, kliennya tidak ada niat mengancam Juventus karena ia masih nyaman bersama klub yang bermarkas di Turin itu.
“Chiesa tidak meminta kenaikan gaji sampai 8 juta euro untuk kontrak baru si pemain di Juventus FC,” kata agen pemain berusia 25 tahun itu.



