Menko Polhukam Getol Dalami Sumber yang Pernah Aktif di Ponpes Al Zaytun

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Menko Polhukam Mahfud MD mengaku saat ini masih mendalami sumber lain yang pernah aktif guna mencari informasi detail soal aktivitas pesantren Al Zaytun, Jawa Barat.

Sebelumnya, pihaknya telah melakukan rapat eselon I Lintas Kementerian dan Lembaga di Kemenkopolhukam untuk menyikapi polemik Ponpes Al Zaytun pimpinan Panji Gemilang tersebut.

- Advertisement -

“Masih mendalami dari sumber-sumber lain yang pernah aktif di Al Zaytun,” kata Mahfud MD dikutip JCCNetwork.id dari unggahan di akun instagramnya, Jumat (23/6).

Mahfud mengakatan, bahwa pihaknya akan memilah mana yang terkait dengan pembinaan pesantren dan mana yang telah melakukan pelanggaran pidana.

“Ini tahun politik, kita akan memilah mana yang hukum, yang politik, dan yang politisasi situasi,” jelasnya.

- Advertisement -

Ia juga menyebut akan melakukan pendalaman itu dengan cepat sehingga masalah itu bisa dibicarakan dengan instansi terkait.

“Insyaallah pekan depan kita sudah punya bahan dan akan segera membicarakannya dengan Menag, Mendagri, Polri, dan institusi terkait lainnya,” ucap Mahfud.

Seperti diketahui, pondok pesantren Al Zaytun belakangan menjadi sorotan publik sejalan dengan pernyataan yang diutarakan pengasuhnya Panji Gemilang dan sejumlah isu lainnya.

Sebagian pihak menilai Ponpes Al Zaytun sesat dan telah menyimpang. Sehingga, mereka mendesak agar ponpes tersebut segera dibubarkan.

Menyikapi masalah ini, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi juga turut angkat bicara. Ia meminta pimpinan Ponpes Al Zaytun segera membuka dialog dengan ormas Islam demi meluruskan informasi yang berkembang.

“Agar semuanya menjadi terang dan tidak ada fitnah atau dugaan yang menyimpang,” ujar Zainut beberapa waktu lalu.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ribuan Pengguna Instagram Gagal Login

JCCNetwork.id- Layanan media sosial Facebook dan Instagram mengalami gangguan massal pada Minggu (19/7/2026), sehingga ribuan pengguna di berbagai negara kesulitan mengakses akun mereka. Gangguan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Bukan Kaleng-Kaleng! Inovasi Pertanian Bikin Heboh, Traktor Amfibi hingga Alat Panjat Kelapa
08:23
Video thumbnail
Luar Biasa Mentan Amran Borong Lahan Jagung Rp10 Miliar, 3.000 H Siap Dibagikan Gratis ke Petani
08:04
Video thumbnail
MUI Dorong Kongres Ambil Sikap Jelas, Minta Rekomendasi Tegas Tolak Praktik LGBT di Indonesia
08:16
Video thumbnail
Bahlil Yakin Era Mobil Hidrogen Segera Tiba, Mobil Listrik Terancam?
11:06
Video thumbnail
Berseloroh, Polkam Bicara Tegas soal Plt Jaksa Agung
08:29
Video thumbnail
MBG Program Mulia, Namun Terganggu Gegara Oknum Pejabat Kalah Lawan Setan & Roh Gelap
08:59
Video thumbnail
Prabowo Semprot Media soal Pemberitaan Sekolah Rusak: Ada Waktunya Saya Sebut!
10:25
Video thumbnail
Dipandang Sebelah Mata, Mampukah B50 Jadi Senjata Baru Energi Indonesia?
11:17
Video thumbnail
Bahlil Singgung "Tulis Lain Baca Lain Bikin Lain"
11:13
Video thumbnail
MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus Begitu Saja, Operator Wajib Kasih Opsi
09:56
Video thumbnail
Purbaya cecar PLN dan Kemenperin Jelaskan Aturan KEK yang Rugikan Industri Lokal
16:59
Video thumbnail
Prabowo Tanya LSM yang Sering Mengkritik: Siapa yang Bayar HP dan Listrik Kalian?
08:47
Video thumbnail
Nasib Pedagang BBM Way Kanan Berbalik, DPR Minta Kasusnya Dihentikan: Dia Pahlawan
08:59
Video thumbnail
Prabowo Soroti Kaus Prabowonomics di Kaus Kader PKB Sebut Tidak Pantas Namanya di Situ!
08:41
Video thumbnail
Suasana Pecah! Prabowo Bercanda ke Bahlil, Sebut MBG Singkatan Mas Bahlil Ganteng
08:37
Video thumbnail
Ngaku Penganut Mazhab Bebas Aktif, Bahlil: Saya Nggak Bisa Digiring
11:09
Video thumbnail
Hadir di Harlah PKB, Bahlil Disambut Meriah, Cak Imin: Gawat, Banyak Penggemarnya!
11:15
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Ajak Warga Tinggalkan Kebiasaan Rekam, Utamakan Aksi Nyata
10:54
Video thumbnail
Aura KDM Bakal Getarkan Indonesia 2029
00:56
Video thumbnail
Zulhas Bilang Tahun 2029 Nanti, KDM Bisa Susah Ditemui
10:57

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER