JCCNetwork.id– Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin, mendorong tim gabungan TNI-Polri untuk mengamankan masyarakat Papua dengan cara yang lebih menarik. Nurul juga menyoroti nasib anak-anak di Papua yang rentan direkrut oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Dia mendesak agar pembangunan dan kesejahteraan di Papua ditingkatkan guna menghindari godaan dari KKB.
“Perbanyak patroli di wilayah-wilayah yang rawan konflik. Pemda dan aparat harus bisa memberi rasa aman kepada masyarakat. Dan respons cepat jika terjadi serangan atau ancaman terhadap warga sipil,” kata Nurul kepada wartawan, Sabtu (3/6/2023).
Sebelumnya, sebanyak 300 orang warga telah mengungsi dari Kampung Nogolait, Nduga, Papua setelah terjadi baku tembak antara tim Satgas Damai Cartenz dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dipimpin oleh Yotam Bugiangge.
Baku tembak antara KKB dan aparat keamanan mulai terjadi di Kampung Nogolait, Nduga, pada hari Jumat (26/5) siang. Pertempuran yang berlangsung selama empat hari berturut-turut hingga Senin (29/5) tersebut mengakibatkan tujuh anggota KKB berhasil ditangkap.



