Amankan Ajang Formula E, Polda Metro Kerahkan Ratusan Personel Hingga Lakukan Rekayasa Lalin

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Polda Metro Jaya menerjunkan ratusan personel guna pengamanan ajang balap mobil listrik Formula E yang diselenggarakan pada Sabtu 3 Juni hingga Minggu 4 Juni 2023 besok.

Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Latif Usman mengatakan, sebanyak 250 personel yang dikerahkan pihaknya saat ini, untuk melakukan pengamanan lalu lintas di sekitar Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

- Advertisement -

“Ratusan personel tersebut, terdiri dari 180 personel Ditlantas Polda Metro Jaya, dan 70 personel Satlantas,” kata Latif dalam keterangannya, Sabtu (3/6/2023).

Bahkan, personel lalu lintas itu juga lanjut Latif, akan disebar di sejumlah lokasi, mulai dari Exit Tol Ancol Barat, pintu masuk Hailai, pintu gerbang Marina hingga Bundaran Gong Bende.

“Kendaraan derek juga disiapkan di TL Bintang Mas dan Jembatan Goyang, lalu 1 tim urai di TL Pasir Putih,”tambahnya.

- Advertisement -

Agar tak mengganggu aktifitas masyarakat, Polda Metro Jaya beber Latif, menyiapkan tiga rekayasa lalu lintas selama gelaran Formula E itu berlangsung.

Rekayasa Lalin ini sebut Latif, untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (Kamtibselancar) lalu lintas di sekitar lokasi.

“(Rekayasa demi) terwujudnya Kamtibselancar lalu lintas yang kondusif dalam kegiatan Jakarta E-prix bagi pengunjung maupun masyarakat yang melintas disekitaran Sirkuit Jakarta E-prix,” ungkapnya.

Sementara itu, terdapat tiga kategori rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan antara lain situasi hijau, situasi kuning dan situasi merah. Hal itu melihat kapasitas kantong parkir yang disediakan di Taman Impian Jaya Ancol.

Situasi hijau ketika kendaraan masih tertampung pada kantong parkir dalam Ancol. Sirkulasi lalu lintas baik di dalam maupun di luar Ancol berjalan normal.

Sementara, situasi kuning ketika kantong parkir di Ancol sudah dipenuhi kendaraan. Antrean di pintu masuk Ancol juga sudah mulai padat Radius 100 -500 meter. Dimana sebagian jalan di dalam Ancol sudah digunakan sebagai lokasi parkir.

Situasi kuning ini juga akan dilakukan pengalihan arus di setiap pintu masuk Ancol, Jembatan Hailay, Tl Bintang Mas, TL Pasir Putih dan Jembatan PLTU arah ke pintu karnaval. Parkir akan diarahkan ke kantong parkir cadangan sekirar kemayoran.

“Dari arah Penjaringan, Lodan Raya – RE Martadinata, dari Arah Gunung Sahari – RE Martadinata. Dari arah tol, keluar Ancol barat di tutup, dialihkan ke arah Kemayoran,” tuturnya.

Sedangkan situasi merah, ketika kantong parkir di Ancol sudah tidak mampu menampung kendaraan dan kantong parkir cadangan di luar kawasan Ancol sudah penuh. Jalan di sekitar Kawasan Ancol macet, sirkulasi lalu lintas tidak bergerak radius kemacetan 1 km.

Pengalihan arus juga dilakukan di setiap pintu masuk Ancol. Dari arah tol keluar Ancol barat di tutup dan keluar Ancol timur ditutup. Dari arah Penjaringan dialihkan di perempatan Parangtritis belok kanan kembali ke Penjaringan atau Kampung Bandan arah Taman Sari.

“Dari arah Gunung Sahari dialihkan ke kiri Jalan Mangga Dua Raya. Dari arah Kemayoran putar balik di Bundaran Kemayoran atau masuk ke Tol Kemayoran atau ke kampung Pademangan Timur. Dari arah Tanjung Priok ke RE Martadinata- Gunung Sahari,” terangnya.

Untuk tol yang akan dialihkan dalam berlalu lintas kata Latif, mulai dari keluar Ancol barat, keluar Kemayoran dan keluar Ancol timur dari arah.

Kedua dari aarah Bandara diarahkan ke keluar Tol Tanjung Priok, Jalan Yos Sudarso, Jl Enggano – RE Martadinata atau pos 6 putar balik-masuk di GT Tanjung Priok 2 atau putar balik depan Mapolres masuk gate Kebon Bawang.

“Terakhir, dari arah Cawang/Tanjung Priok diarahkan ke keluar tol Gedong Songo, kemudian dan ke Lodan Raya kembali,” tutupnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Harga Plastik Melonjak, Pemerintah Siapkan Mitigasi untuk UMKM

JCCNetwork.id- Pemerintah menyoroti lonjakan harga plastik di pasar domestik yang dikeluhkan pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kenaikan harga bahan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER