Satpol PP Kota Bekasi: Pedagang Hewan Kurban Dilarang Jualan di Tengah Jalan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Bekasi bakal menindak tegas para penjual hewan kurban yang berjualan di sembarang tempat.

“Kalau larangan sih belum ada, yang enggak boleh itu berjualan di tengah jalan (disembarang tempat),” ujar Kepala Satpol-PP Kota Bekasi, Karto, saat dikonfirmasi, Senin (22/05/2023).

- Advertisement -

Lebih jauh Karto mengatakan, pelarangan sementara ini baru bersifat lisan. Pihaknya sejauh ini belum mendapatkan Surat Edaran dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi, soal pelaksanaan perayaan kurban pada Idul Adha.

“Kita belum dapat surat, perihal larangan penjual hewan kurban sembarangan. Surat Edaran yang ditujukan kepada para camat untuk tingkat OPD, belum ada. Tetapi, secara prosedur itu tidak boleh. Karena Satpol-PP tugasnya melaksanakan saja, kalau ada yang melanggar kita tertibkan,” beber Karto.

Sebagai informasi, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi sedang mempersiapkan juknis kegiatan kurban Idul Adha 1444 Hijriyah.

- Advertisement -

“Kita sudah melakukan beberapa persiapan. Sedang membuat juknis kegiatan Idul Adha di Kota Bekasi,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi, Ester, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Juknis tersebut bakal melibatkan beberapa petugas pendukung, dari tingkat Kelurahan dan Kecamatan nantinya bakal ditugaskan monitoring kesehatan hewan.

“Kita akan melibatkan 56 Kelurahan dan 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Tim melakukan pengontrolan setiap hewan kurban. Apakah layak atau tidak diperjual belikan,” tutup Ester.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Tiang Kabel Optik Roboh di Mangga Besar, Lalu Lintas Sempat Macet

JCCNetwork.id-Sebuah tiang kabel optik dilaporkan roboh di Jalan Mangga Besar Raya, RT 015 RW 01, Kelurahan Tangki, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Senin (13/4)....

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER