JCCNetwork.id- Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah menjadi saksi tragedi saat teroris bersenjata kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau yang dikenal sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerang seorang prajurit TNI berinisial Praka JL. Sayangnya, serangan tersebut berujung pada kematian sang prajurit pada Jumat (19/5). Pelaku yang terlibat dalam serangan ini adalah Numbuk Telenggeng, pemimpin KKB yang dikenal meresahkan di wilayah Gome.
Serangan brutal yang dilancarkan oleh Numbuk Telenggeng dan kelompoknya telah menelan korban berharga dari pihak TNI. Praka JL dengan penuh dedikasi melaksanakan tugasnya di daerah yang kerap menjadi medan pertempuran dengan KKB. Namun, nasib tragis menimpanya saat terjebak dalam tembakan KKB yang dilancarkan oleh pimpinan mereka sendiri.
“Benar telah terjadi penembakan oleh Gerombolan KST Pimpinan Numbuk Telenggeng terhadap anggota TNI atas nama Praka JL di Gome, Distrik Illaga, Kabupaten Puncak yang menyebabkan prajurit tersebut meninggal dunia (19/5),” kata Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Kav Herman Taryaman.
Keberanian dan pengorbanan Praka JL tidak dapat diabaikan. Ia menjadi pahlawan yang gugur dalam pertempuran melawan terorisme di Papua. Kejadian ini mencerminkan ancaman yang masih ada di daerah tersebut, di mana kelompok-kelompok separatis terus berusaha mengganggu ketentraman dan keamanan wilayah.
Pimpinan KKB, Numbuk Telenggeng, telah menjadi ancaman konstan di sekitar wilayah Gome. Dengan serangan yang dilancarkan dan korban yang jatuh, keberadaan Numbuk Telenggeng semakin menjadi fokus upaya penegakan hukum dan penindakan oleh pihak berwenang.
Mohon doanya, semoga keamanan di Ilaga bisa segera pulih dan prajurit yang gugur mendapat tempat yang terbaik disisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Herman.
Kematian Praka JL harus memperlihatkan betapa kejamnya KKB. Keberanian prajurit TNI tersebut juga harus dihormati dan dijadikan motivasi bagi para penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas terhadap terorisme dan separatisme di wilayah tersebut.
Pemerintah dan aparat keamanan harus mengintensifkan upaya mereka untuk memberantas KKB dan menangkap Numbuk Telenggeng beserta anggota kelompoknya. Keamanan warga dan stabilitas daerah harus menjadi prioritas utama dalam menghadapi ancaman yang terus berlanjut.
Semoga Praka JL mendapatkan penghormatan yang layak sebagai seorang pahlawan yang berjuang demi keamanan dan kedamaian di tanah Papua. Kita semua berdiri bersama dalam memerangi terorisme dan separatisme, demi masa depan yang lebih aman dan sejahtera bagi seluruh rakyat Papua.



