Musim Pancaroba NTT Rawan Cuaca Ekstrim

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) minta masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaantisipasi bahaya cuaca ekstrim jelang musim pancaroba.

Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang BMKG Agung Sudiono Abadi mengatakan, cuaca ekstrim ini perlu diwaspadai, pasalnya karen peralihan musim, biasanya ada hujan badai yang disertai petir dan singkat,

- Advertisement -

Agung memaparkan, Kabupaten Alor, Lembata, Flores Timur, dan Manggarai Barat, telah memasuki musim kemarau. Sedangkan di Pulau Timor, Kabupaten Sabu Raijua, Rote, Manggarai Barat, dan Alor lain masih dilandang musim pancaroba.

Menurut Agung, suhu muka laut di NTT masih cukup hangat dan labilitas lokal masih cukup kuat, sehingga kondisi tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah NTT.

Maka ia mengimbau, warga perlu waspada karena dampak cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan peristiwa alam seperti angin puting beliung dan hujan es.

- Advertisement -

“Waspadai pula angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang, kerusakan atap rumah, maupun fasilitas umum lain yang dapat membahayakan warga sekitar,” kata Agung, Kamis (4/5/2023).

Kemudian ia berpesan, warga NTT harus memantau perkembangan cuaca melalui informasi BMKG agar bila terjadi bencana maka, gercap amankan diri dan keluarga.(Faris Mau).

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Aset PLN Rp380 Miliar Diselamatkan di Jakbar

JCCNetwork.id-Aset negara milik PT PLN (Persero) senilai lebih dari Rp380 miliar berhasil diamankan setelah melalui proses hukum di wilayah Jakarta Barat. Keberhasilan tersebut ditandai dengan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER