JCCNetwork.id- Animo partisipasi politik masyarakat hendaknya menjadi perhatian khusus pada Pemilu 2024. Mengingat,
fakta menunjukkan ini telah terjadi satu kecenderungan fenomena penurunan tingkat partisipasi politik masyarakat dalam pesta rakyat lima tahunan itu.
“Semua kondisi tiarap, animo masyarakat terhadap Pemilu dan Pilpres 2024 menurun,” kata Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (JARI 98) Willy Prakarsa, Kamis (4/5/2023).
Tren menurunnya gairah masyarakat, lanjut Willy, terhadap hajatan atau pesta demokrasi lima tahunan yang berbarengan dengan Pilkada Serentak ini harus disikapi bersama dengan bijak.
Dengan terus berupaya memasyarakatkan penyelenggaraan Pemilu dan menggugah masyarakat untuk dapat menggunakan hak suaranya dengan baik. Dan kata Willy, rakyat saat ini lebih menginginkan terciptanya suatu lapangan kerja ketimbang ngikuti perkembangan Pemilu.
“Hampir tak di gubris oleh rakyat, yang di inginkan oleh rakyat itu terciptanya lapangan kerja. Bukan dengarin semua celoteh soal politik,” pungkasnya.























