Danau Maninjau Agam Tercemar, Ikan Rinuak Jadi Langka

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKP) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Rosva Deswira, menginformasikan ikan rinuak (ikan khas daerah itu) di Danau Maninjau mulai langkah beberapa terakhir. Hal ini diakibatkan oleh tercemarnya kondisi air danau vulkanik.

“Dari pantauan kami disekitaran Danau Maninjau, ikan rinuak menjadi langka dan sulit ditangkap oleh nelayan,” kata Kadis DPKP Agam, Sumatera Barat, Rosva Deswira dilansir Antaranews.com Senin(4/4/2023).

- Advertisement -

Semenjak curah hujan yang tinggi disertai angin kencang juga menyebabkan air danau tercemar dan kadar oksigen berkurang di dalam Danau Maninjau, sehingga ikan mati massal, termasuk ikan rinuak.

Ikan rinuak akan muncul beberapa bulan ke depan dan hasil tangkapan nelayan bisa stabil . Kondisi ini, pernah terjadi pada 2016-2017, sehingga ikan rinuak langka, tetapi akan kembali muncul.

Sementara itu seorang pedagang ikan di Pasar Serikat Lubukbasung Garagahan, Yuliati, menambahkan hasil tangkapan ikan rinuak tidak ada lagi, sehingga pedagang tidak mendapatkannya untuk dijual.

- Advertisement -

“Pencemaran ini terjadi dari berapa bulan yang lalu dan mulai saat itu juga Saya tidak pernah mendapatkan ikan rinuak dari nelayan,” tutupnya.

- Advertisement -

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER