Harga Cabai Rawit Tembus Rp74 Ribu

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Harga sejumlah komoditas pangan strategis di pasar eceran nasional masih menunjukkan tren tinggi pada perdagangan Selasa, 19 Mei 2026. Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia mencatat cabai rawit merah menjadi komoditas dengan lonjakan harga tertinggi, menembus Rp74.150 per kilogram.

Kenaikan harga cabai rawit merah dinilai masih dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan dari sejumlah daerah sentra produksi serta tingginya permintaan pasar. Selain cabai rawit merah, komoditas hortikultura lainnya juga masih berada di level tinggi.

- Advertisement -

PIHPS mencatat harga bawang merah secara nasional mencapai Rp49.050 per kilogram, sementara bawang putih dijual di kisaran Rp39.100 per kilogram. Untuk kelompok cabai, cabai merah besar diperdagangkan pada harga Rp57.050 per kilogram, cabai merah keriting Rp56.200 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp54.700 per kilogram.

Di sektor pangan pokok, harga beras masih relatif stabil meski berada pada level cukup tinggi di sejumlah kategori. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.750 per kilogram dan kualitas bawah II sebesar Rp14.550 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas medium I dijual Rp16.200 per kilogram dan medium II Rp16.050 per kilogram.

Untuk kategori premium, beras kualitas super I tercatat mencapai Rp17.500 per kilogram, sedangkan kualitas super II berada di level Rp17.050 per kilogram.

- Advertisement -

Komoditas protein hewani juga masih bertahan di harga tinggi. Telur ayam ras dijual Rp30.300 per kilogram, sedangkan daging ayam ras segar mencapai Rp38.350 per kilogram.

Sementara itu, harga daging sapi kualitas I tercatat Rp147.350 per kilogram dan kualitas II sebesar Rp140.700 per kilogram. Tingginya harga daging dipengaruhi oleh biaya distribusi dan pasokan yang belum sepenuhnya stabil di beberapa wilayah.

Untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga lainnya, gula pasir premium dijual Rp20.700 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal berada di angka Rp19.250 per kilogram.

Di sisi lain, harga minyak goreng juga masih bertahan di level cukup tinggi. Minyak goreng curah tercatat Rp20.300 per liter. Sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp23.900 per liter dan kemasan bermerek II berada di harga Rp23.600 per liter.

Pergerakan harga pangan nasional tersebut menjadi perhatian pemerintah dan pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, terutama menjelang meningkatnya aktivitas konsumsi di sejumlah daerah. Pemerintah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan distribusi dan pasokan guna menjaga stabilitas harga pangan di pasar domestik.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Arsenal Kian Kokoh di Puncak Klasemen

JCCNetwork.id-Arsenal semakin dekat mengakhiri penantian panjang gelar Liga Inggris setelah meraih kemenangan 1-0 atas Burnley di Emirates Stadium, Minggu. Hasil tersebut membuat Arsenal unggul lima...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER