Kasus Mario Dandy Terus Berjalan, Pemeriksaan Harta Sang Ayah Juga Wajib Digenjot!

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko polhukam) Mahfud MD, soroti harta kekayaan Rafael Alun, lantaran terendus tak sesuai dengan profil pekerjaannya. Bahkan, berdasarkan Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangan (PPATK) menduga adanya pencucian uang.

Rafael adalah mantan pejabat Direktorat Jendral Pajak, yang anaknya adalah Mario Dandy, pelaku pengaiayaan hingga koma terhadap seorang remaja bernama David.

- Advertisement -

“Berdasarkan surat yang dibuat tahun 2012 dari Kejaksaan Agung, dan 2013 PPATK sudah berkirim surat pada KPK tentang adanya beberapa hal yang diduga, diduga pencucian uang dan proses didapat yang tidak sah oleh saudara Alun,” ujar Mahfud, Selasa (28/2/2023).

Mahfud menekankan, penegakan kasus hukum penganiayaan David oleh Mario Dandy, terus berjalan namun harta kekayaannya ayahnya yang terus dipamerkan juga harus diperiksa darimana muasalnya.

“Bukan karena kita benci, tetapi kita mau menegakkan hukum dan mendidik masyarakat di negeri ini, agar tidak menjadi hedonis, berfoya-foya memanfaatkan kesempatan,” ungkapnya.

spot_img

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER