JCCNetwork.id- Insiden kebakaran terjadi di restoran Solaria yang berada di pusat perbelanjaan Blok M Square, Jalan Melawai 5, Kelurahan Melawai, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2026) sore. Peristiwa yang diduga dipicu kebocoran gas saat pergantian tabung tersebut mengakibatkan empat karyawan restoran mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan berbeda.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di area dapur restoran. Dugaan sementara, sumber api berasal dari kebocoran gas ketika salah seorang pekerja mengganti tabung gas yang telah habis dengan tabung baru, sementara kompor di dapur masih dalam kondisi menyala.
Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru AKP Andre Simamora membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, kebocoran gas diduga kuat menjadi pemicu munculnya api di salah satu gerai makanan yang berada di dalam Blok M Square.
“Jadi tadi memang benar bahwa ada kejadian kebakaran yang disebabkan kemungkinan besar karena kebocoran gas. Jadi di salah satu restoran di tenant yang ada di Blok M, itu kejadian kurang lebih di sekitar jam 4,” ujar AKP Andre dikutip, Sabtu (7/11/2026).
Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun kepolisian, kejadian bermula ketika seorang karyawan berupaya mengganti tabung gas yang sudah kosong. Tabung tersebut hendak diganti menggunakan tabung baru untuk memenuhi kebutuhan operasional dapur restoran.
Namun, proses penggantian tabung dilakukan ketika api pada kompor masih menyala. Kondisi tersebut diduga menyebabkan gas yang keluar tersambar api hingga memicu kebakaran di area dapur.
Api kemudian mengenai tabung gas baru yang sedang dipasang. Situasi tersebut sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan restoran, terutama bagi para pekerja yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Beruntung, tim keselamatan atau safety Blok M Square bergerak cepat melakukan penanganan. Petugas keamanan internal pusat perbelanjaan tersebut berhasil memadamkan api sebelum kobaran membesar dan menjalar ke bagian lain bangunan.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi turut melakukan pemeriksaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi area restoran telah aman serta tidak ditemukan potensi kebakaran susulan akibat kebocoran gas maupun sumber api lainnya.
Dalam kejadian tersebut, empat orang mengalami luka bakar. Seluruh korban diketahui merupakan karyawan Solaria yang saat insiden berlangsung tengah menjalankan aktivitas pekerjaan di lingkungan restoran.
Andre menjelaskan, para korban terdiri atas pekerja yang bertugas di bagian dapur serta karyawan yang sedang menangani penempatan atau penyediaan suplai restoran.
“Jadi semuanya itu karyawan dari restoran tersebut, ya. Jadi, memang ada yang kerja di bagian dapur maupun ada yang lagi taruh suplai,” kata dia.
Keempat korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk mendapatkan perawatan medis. Mereka mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang tidak sama.
Berdasarkan pemeriksaan awal terhadap kondisi fisik para korban, sebagian besar mengalami luka bakar kategori ringan hingga sedang. Meski demikian, satu korban dilaporkan mengalami luka yang jauh lebih serius dibandingkan tiga korban lainnya.
Kondisi korban tersebut juga membuat pihak kepolisian belum dapat meminta keterangan secara langsung. Penyidik masih menunggu perkembangan kondisi kesehatannya sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami kronologi kejadian.
“Dari hasil dokter sementara secara fisik luar itu luka bakarnya ringan sampai dengan sedang. Tadi yang kami lihat ada tiga orang, dan satu orang lumayan serius ya, jadi kami belum bisa mintakan keterangan,” ucapnya.
Korban dengan kondisi paling parah diperkirakan mengalami luka bakar pada lebih dari 50 persen bagian tubuh. Luka tersebut dilaporkan mengenai sejumlah bagian tubuh, mulai dari wajah hingga punggung.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena korban membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Sementara itu, tiga korban lainnya juga menjalani perawatan sesuai dengan tingkat luka bakar yang dialami.
Pihak kepolisian masih mengumpulkan informasi untuk memastikan rangkaian kejadian yang menyebabkan kebakaran tersebut. Keterangan para saksi, termasuk karyawan restoran yang terlibat dalam aktivitas pergantian tabung gas, diperlukan untuk memperjelas penyebab insiden.
Peristiwa ini menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan kerja, khususnya dalam penggunaan peralatan memasak berbahan bakar gas di lingkungan restoran. Prosedur penggantian tabung gas perlu dilakukan dengan memastikan seluruh sumber api telah dimatikan guna menghindari risiko kebocoran dan sambaran api.























