Dua Perempuan Laporkan Dugaan Kekerasan di Klub SCBD

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id-Dua perempuan berinisial AW (26) dan D (22) melaporkan dugaan tindak pidana yang terjadi di sebuah klub malam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari.

AW melaporkan dugaan kekerasan seksual yang diduga dilakukan Betrand Peto alias BP.

- Advertisement -

Sementara itu, D membuat laporan terkait dugaan penganiayaan yang disebut dilakukan oleh salah satu teman BP.

Kuasa hukum AW dan D, Nathaniel Hutagaol, mengatakan kedua kliennya datang ke klub tersebut sebagai pengunjung biasa. Menurut dia, keduanya hanya ingin menikmati musik dan minuman.

“Mereka hanya penikmat di situ. Datang, menikmati minum dan musik,” ujar Nathaniel di Kelapa Gading, Jakarta Utara, dikutip Senin (14/9/2026).

- Advertisement -

Nathaniel menyebut AW dan D sebelumnya telah beberapa kali mendatangi klub tersebut.

Namun, kunjungan itu disebut tidak dilakukan secara rutin karena keduanya terkadang datang berdua maupun bersama teman.

“Ya beberapa kali, dan bisa dibilang bukan rutinitas, tapi beberapa kali ke situ. Variatif, mau berdua, mau ramai-ramai tergantung ada kawannya,” ucap Nathaniel.

Kedua korban, lanjut Nathaniel, tidak mengenal BP ataupun orang-orang yang berada dalam rombongannya sebelum kejadian.

Keduanya kemudian masuk ke sebuah private room setelah diajak oleh seorang waitress klub.

“Yang tadi dijelaskan, mereka datang ke klub, enggak kenal. Tapi ada salah satu waitress dari tempat klub tersebut mengajak mereka untuk bergabung ke room-nya si BP,” kata Nathaniel.

Ia menegaskan AW dan D tidak masuk ke ruangan tersebut atas inisiatif sendiri.

Keduanya, kata Nathaniel, berada di private room karena mendapat ajakan dari pihak klub.

“Karena enggak mungkin dong mereka ujug-ujug masuk dan sampai bisa minum, pasti karena diajak dan masuk. Sebelumnya tidak kenal sama sekali,” ujarnya.

AW mengatakan dirinya memang pernah bergabung dengan kelompok pengunjung lain yang sebelumnya tidak dikenalnya saat berada di klub.

Namun, pengalaman tersebut menurut dia tidak pernah menimbulkan persoalan.

“Sebelumnya pernah tapi aman-aman aja. Karena biasanya ya udah fun-fun, kenalan sama teman baru,” ujar AW.

Dugaan penganiayaan dan kekerasan seksual tersebut kini dilaporkan melalui dua laporan polisi berbeda dan tengah menjadi proses hukum.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kemenkes Perkuat Program CKG, Deteksi Dini Penyakit

JCCNetwork.id- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memperkuat pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai bagian dari strategi pemerintah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui deteksi dini...

Emas Dunia Anjlok 1 Persen

Fuad Maktour Kembali Disorot

Rupiah ke Rp17.585, IHSG Tertekan

Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.512

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER