JCCNetwork.id — Ridho Rahmadi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Ummat.
Posisi tersebut untuk sementara diisi Ustaz Ansufri Idrus Sambo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketum.
Pengunduran diri Ridho dikonfirmasi langsung oleh Idrus Sambo dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (28/8/2026).
Ridho diketahui merupakan menantu politikus senior Amien Rais.
“Iya, benar,” ujar Ustaz Sambo yang merupakan guru spiritual RI 1 saat di Yordania dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (28/8/2026).
Perubahan struktur kepengurusan tersebut merupakan hasil Musyawarah Majelis Syura ke-8 yang digelar di Jakarta pada Rabu (26/8/2026).
Dalam forum tersebut, Majelis Syura DPP Partai Ummat membahas sejumlah agenda terkait keberlangsungan organisasi dan penyegaran struktur di tingkat pusat.
Sambo menyebut terdapat empat keputusan yang dihasilkan dalam musyawarah tersebut.
Salah satunya adalah menerima pengunduran diri Ridho Rahmadi sebagai Ketum DPP Partai Ummat serta Taufik Hidayat dari posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen).
Majelis Syura juga menegaskan bahwa perubahan tersebut merupakan bagian dari mekanisme pergantian dalam organisasi.
Untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan, Majelis Syura kemudian menetapkan pelaksana tugas untuk mengisi posisi ketua umum dan sekretaris jenderal.
Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga kepastian hukum, kelancaran administrasi, serta kesinambungan aktivitas Partai Ummat di tingkat pusat.
Menurut Sambo, proses pergantian kepengurusan menjadi bagian dari konsolidasi internal sekaligus penyegaran struktur DPP Partai Ummat.
Langkah tersebut diharapkan menjaga soliditas organisasi dan memastikan kegiatan kepartaian tetap berjalan.



