JCCNetwork.id — Sebanyak 47 organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tergabung dalam Rumah Guyub Tanah Abang (RGT) menyatakan kesiapan membantu menjaga keamanan dan ketertiban di sejumlah wilayah Jakarta Pusat menjelang rencana aksi unjuk rasa pada 27 Agustus 2026.
Camat Tanah Abang Utami mengatakan dukungan puluhan ormas tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat pihaknya optimistis kondisi wilayah tetap kondusif.
Terlebih, Tanah Abang merupakan salah satu kawasan dengan aktivitas ekonomi yang tinggi di Jakarta Pusat.
“Bagaimana pun roda ekonomi di Tanah Abang cukup tinggi. Hal ini yang melatarbelakangi ormas yang tergabung dalam Rumah Guyub Tanah Abang untuk menjaga wilayah Tanah Abang, Gambir dan Menteng,” kata Utami dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Menurut Utami, sinergi antara pemerintah dan masyarakat diperlukan untuk menjaga kelancaran aktivitas warga serta kegiatan ekonomi selama periode menjelang hingga berlangsungnya agenda penyampaian pendapat.
Rencana aksi pada 27 Agustus 2026 yang beredar luas di media sosial turut menjadi perhatian Pemerintah Kota Jakarta Pusat.
Pemerintah menyiapkan langkah antisipasi dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat guna menjaga keamanan sekaligus memastikan kegiatan perekonomian tetap berjalan.
Ketua Umum RGT Haji Heru mengatakan organisasinya siap berkontribusi menjaga situasi di Kecamatan Tanah Abang, Gambir, dan Menteng.
Heru menegaskan pihaknya tidak mempersoalkan masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi.
Menurutnya, penyampaian pendapat merupakan hak warga negara yang dijamin oleh undang-undang.
Namun, ia mengimbau peserta aksi tetap menjaga ketertiban dan menghindari tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun aktivitas masyarakat.
“Kita ingin Jakarta yang kondusif. Pasalnya ada ratusan bahkan ribuan orang yang mencari nafkah di Jakarta Pusat,” kata Heru.














