BNPB Salurkan 27 Ribu Liter Air Bersih ke Banyumas

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan distribusi bantuan air bersih terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Hingga awal Agustus 2026, sedikitnya 27.000 liter air bersih telah disalurkan ke sejumlah wilayah yang mengalami krisis air akibat musim kemarau.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas dengan mengerahkan lima unit truk tangki. Distribusi berlangsung secara simultan hingga Sabtu malam, 1 Agustus 2026, guna memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi di tengah menurunnya debit sumber air.

- Advertisement -

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan pemerintah daerah bersama berbagai unsur terkait bergerak cepat merespons kondisi yang dialami warga. Menurutnya, kolaborasi antara BPBD, pemerintah desa, serta relawan menjadi faktor penting dalam mempercepat penyaluran bantuan ke lokasi-lokasi terdampak.

“BPBD bersama pemerintah desa dan relawan bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar air bersih bagi warga terdampak,” kata Abdul, dilansir dari Antara, Senin, 3 Agustus 2026.

BNPB menjelaskan, musim kemarau yang disertai penurunan curah hujan dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan sejumlah sumber mata air dan sumur warga mengalami penyusutan bahkan mengering. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh pasokan air untuk kebutuhan rumah tangga, mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga kebutuhan sanitasi.

- Advertisement -

Berdasarkan laporan Direktorat Pengendalian Operasi BNPB, distribusi air bersih dilakukan ke sejumlah titik prioritas di Kabupaten Banyumas. Sebanyak 4.000 liter air disalurkan ke Grumbul Tembelang, Desa Sudimara, Kecamatan Cilongok. Pasokan tersebut berasal dari Perumda Pabuwaran sebagai bagian dari dukungan perusahaan daerah dalam penanganan dampak kekeringan.

Selain memenuhi kebutuhan masyarakat di permukiman, bantuan juga diberikan kepada fasilitas pendidikan berbasis keagamaan yang turut mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Sebanyak 8.000 liter air didistribusikan ke Pondok Pesantren Hidayatul Kholil dan Pondok Pesantren An Najah yang berada di Desa Rancamaya, Kecamatan Cilongok.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Banyumas juga mengirimkan masing-masing 5.000 liter air bersih ke Desa Langgongsari dan Desa Cipete di Kecamatan Cilongok. Distribusi serupa dilakukan ke Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang, untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.

BNPB menilai langkah cepat pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak musim kemarau patut diapresiasi. Sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan daerah penyedia air, relawan, serta masyarakat dinilai menjadi kunci agar distribusi bantuan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

“BNPB mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kekeringan,” ujar Abdul.

Meski demikian, BNPB mengingatkan bahwa potensi kekeringan masih dapat meluas apabila curah hujan belum kembali normal dalam beberapa waktu ke depan. Karena itu, pemerintah daerah diminta terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan memperbarui data wilayah yang membutuhkan pasokan air bersih.

Selain memastikan distribusi berjalan optimal, pemerintah daerah juga diimbau untuk mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menghemat penggunaan air selama musim kemarau. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air bersih hingga kondisi cuaca kembali membaik.

BNPB menegaskan akan terus berkoordinasi dengan BPBD di berbagai daerah untuk memastikan penanganan dampak kekeringan berjalan optimal, termasuk apabila diperlukan penambahan distribusi air bersih ke wilayah-wilayah yang mengalami krisis air dalam beberapa pekan mendatang.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo Dorong RI-Malaysia Perkuat Kerja Sama

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjaga hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia agar tetap harmonis. Prabowo meminta berbagai persoalan yang berpotensi memicu ketegangan tidak...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Gubenur Sherly Lihat Lahan Habis Dibakar, Bukan Marah Malah Gali Alasan Petani
08:39
Video thumbnail
DPR Wanti-Wanti Hukum untuk Koruptor Harus Ditutup
08:02
Video thumbnail
DPR Tanya Solusi Pakar Soal Bagaimana Jika Barang Rampasan dari Hasil Korupsi Jika Dipakai Aparat?
10:14
Video thumbnail
Habis Bubarin Jemaat Beribadah, Lalu Minta Maaf #shorts #trending
02:45
Video thumbnail
Prabowo Sebut Sawit “Tanaman Ajaib”, Bisa Hasilkan 57 Produk
08:18
Video thumbnail
Di Depan DPR, Eks Pimpinan KPK Beberkan Fenomena Tujuan Para Koruptor
09:50
Video thumbnail
14 Pejabat Kemenkeu Resmi Dilantik Suahasil, Mayoritas Masuk Jajaran Ditjen Pajak
23:55
Video thumbnail
Di Depan Prabowo Kiai Hasan Gontor Tegaskan Tetap Lebih Memilih Pendidikan #shorts
01:09
Video thumbnail
Prabowo Ungkap Buzzer Bayaran Antek Asing, Sosmed Dibikin Ribut, Rakyat Jangan Gampang Percaya
08:20
Video thumbnail
Bikin Suasana Pecah, Zulhas Candai Cak Imin di Depan Prabowo soal Pilpres
09:27
Video thumbnail
Di Hadapan Presiden Prabowo, KH Hasan Abdullah Sahal Memilih Bicara Apa Adanya
08:14
Video thumbnail
Cerita Mentan Amran Naik Copot Manager Disaat Maba Curhat Sulit Dapat Pupuk
08:08
Video thumbnail
Jawaban Maba Bikin Mentan Amran Kaget, Mau Sukses Ogah Berproses
08:08
Video thumbnail
NasDem Usul Ambang Batas 7 Persen #shorts
02:03
Video thumbnail
Para Pemberantas Korupsi Ternyata Korupsi
01:21
Video thumbnail
Blak blakan KDM Kenang Sosok Danny Setiawan, Ada Satu Momen yang Tak Pernah Dilupakan
08:07
Video thumbnail
Pemilik Lahan Langsung Nurut! Sherly Tjoanda Kasih Pesan soal Larangan Bakar Lahan
08:23
Video thumbnail
Gub Sherly Tjoanda Girang Lihat Bibit Kelapa Siap Tanam dan Terima Kasih ke Pak Presiden, Pak Mentan
08:18
Video thumbnail
Prabowo Pede, Tegaskan Bukan Pemimpin Omon-Omon
10:10
Video thumbnail
Prabowo Beberkan Besarnya Potensi Kelapa Sawit Indonesia
08:34

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Gempa M2,7 Guncang Selatan Bandung

LRT Fase 1B Resmi Beroperasi

Emas Antam Tembus Rp2,638 Juta

Persija Bidik Kemenangan Ketiga di Bali