Ribuan Cartridge Etomidate Disita Polisi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Aparat kepolisian berhasil mengungkap keberadaan pabrik rumahan yang memproduksi narkotika jenis Etomidate di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Dalam operasi gabungan tersebut, seorang warga negara Singapura berinisial LHM (34) diamankan karena diduga berperan sebagai pelaku utama dalam aktivitas produksi narkotika yang dikemas dalam cartridge rokok elektronik (vape).

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil operasi bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta dan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta. Dari lokasi penggerebekan, petugas menemukan ribuan cartridge pods yang telah siap dipasarkan beserta berbagai peralatan produksi yang disusun menyerupai laboratorium mini untuk meracik dan mengemas cairan Etomidate.

- Advertisement -

Terbongkarnya praktik tersebut berawal dari keberhasilan petugas Bea Cukai menggagalkan penyelundupan paket kiriman dari Malaysia yang berisi dua botol cairan Etomidate dengan total berat sekitar 2.200 gram. Temuan itu kemudian menjadi pintu masuk bagi aparat untuk menelusuri jaringan distribusi hingga akhirnya mengarah ke sebuah rumah di kawasan PIK yang dijadikan tempat produksi.

Hasil penyelidikan lanjutan membawa tim gabungan ke lokasi yang diduga menjadi pusat peracikan narkotika. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan ribuan cartridge vape yang telah diisi cairan Etomidate dan siap diedarkan ke pasar gelap.

Selain barang siap edar, aparat turut menyita berbagai alat pendukung produksi, mulai dari perlengkapan pengisian cairan, wadah penyimpanan, hingga peralatan lain yang digunakan untuk mengoperasikan industri rumahan tersebut. Seluruh barang bukti kini diamankan sebagai bagian dari proses penyidikan.

- Advertisement -

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aktivitas produksi di rumah tersebut diketahui baru dimulai. Polisi mengungkapkan proses pengisian cairan Etomidate ke dalam cartridge baru dilakukan pada Kamis (16/7), sebelum akhirnya digerebek aparat.

Dari hasil perhitungan penyidik, sekitar dua liter bahan baku Etomidate yang berhasil diamankan diperkirakan mampu menghasilkan kurang lebih 2.000 cartridge pods siap edar. Jumlah tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak besar apabila seluruh produk berhasil beredar di masyarakat.

“Di TKP perumahan tersebut, kami menemukan ribuan cartridge yang sudah siap untuk dilakukan produksi secara massal,” ujarnya.

Penyidik menduga praktik tersebut merupakan bagian dari jaringan peredaran narkotika lintas negara mengingat bahan baku dikirim dari luar negeri dan melibatkan seorang warga negara asing. Meski demikian, polisi masih mendalami peran tersangka serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.

Aparat juga masih menelusuri sejak kapan industri rumahan itu mulai beroperasi, jalur distribusi yang digunakan, hingga jumlah produk yang kemungkinan telah berhasil dipasarkan sebelum pengungkapan dilakukan.

“Kami masih melakukan pengembangan lebih lanjut di lapangan,” tutur Wisnu.

Polisi memastikan proses penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh mata rantai jaringan peredaran Etomidate, termasuk kemungkinan adanya lokasi produksi lain maupun pihak yang bertindak sebagai pemasok bahan baku dan distributor barang haram tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemprov DKI Izinkan ASN Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memberikan kelonggaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah tahun ajaran...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER