BMKG Ingatkan Potensi Hujan Deras dan Angin Kencang

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 7–10 Juli 2026. Dalam prakiraan terbarunya, sejumlah daerah di Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi.

BMKG menyebut kondisi atmosfer saat ini masih mendukung terbentuknya awan hujan di berbagai wilayah. Akibatnya, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, genangan, tanah longsor di kawasan rawan, pohon tumbang, hingga kerusakan bangunan ringan akibat angin kencang yang berpotensi menyertai hujan.

- Advertisement -

Berdasarkan peta prakiraan cuaca yang dirilis BMKG, terdapat empat provinsi yang masuk kategori siaga karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Wilayah tersebut meliputi Sumatera Barat, Bengkulu, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Selain ancaman hujan dengan intensitas tinggi, BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang yang dapat terjadi di sejumlah daerah, yakni Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara. Kondisi tersebut dinilai berisiko menimbulkan gangguan aktivitas masyarakat, terutama di wilayah terbuka maupun kawasan pesisir.

Sementara itu, beberapa provinsi lainnya diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang. Daerah tersebut meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Papua Tengah, dan Papua.

- Advertisement -

BMKG mengimbau pemerintah daerah bersama instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi. Langkah antisipasi seperti pemantauan daerah rawan banjir, pembersihan saluran drainase, hingga penyebarluasan informasi cuaca kepada masyarakat dinilai penting untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan juga diminta lebih waspada. Pengendara kendaraan bermotor diimbau mengurangi kecepatan saat hujan turun, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan. Hujan lebat yang disertai petir berpotensi mengurangi jarak pandang sehingga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

BMKG juga mengingatkan warga agar tidak berlindung di bawah pohon, papan reklame, maupun bangunan yang kondisinya tidak kokoh ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang. Langkah tersebut penting untuk menghindari risiko tertimpa pohon tumbang atau material bangunan yang dapat membahayakan keselamatan.

Di sisi lain, wilayah yang saat ini memasuki musim kemarau maupun masa peralihan juga tidak sepenuhnya bebas dari potensi hujan. BMKG menegaskan perubahan cuaca masih dapat berlangsung secara cepat, sehingga masyarakat tetap perlu memantau informasi prakiraan cuaca sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas di luar ruangan.

Saat cuaca cerah dan suhu udara meningkat pada siang hari, masyarakat juga disarankan menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan cairan serta melindungi kulit dari paparan sinar matahari menggunakan pelindung yang sesuai.

“Musim kemarau dan periode peralihan bukan berarti tidak ada hujan sama sekali,” tulis BMKG.

Demikian imbauan BMKG yang mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

BGN Uji MBG Sistem Prasmanan

JCCNetwork.id- Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menguji pola baru dalam penyajian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menerapkan sistem prasmanan di lingkungan sekolah. Skema...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Siap Pasang Badan, Mentan Amran Tak Mau Peternak Berjuang Sendirian
09:27
Video thumbnail
Ide Rehab Napi Narkoba di Pulau Kosong Isinya Cuma Buaya #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Ide Rehab Napi Narkoba di Pulau Kosong Isinya Cuma Buaya
09:29
Video thumbnail
Sidang UU Pemilu Diwarnai Kelakar, Arsul Sani: Saya Jadi Capres Loh Lama-Lama #shorts #trending
01:12
Video thumbnail
Sidang UU Pemilu Diwarnai Kelakar, Arsul Sani: Saya Jadi Capres Loh Lama-Lama
07:13
Video thumbnail
Berharap MK Beri Kejutan, Kubu Denny Indrayana CS Justru Kecewa soal Gugatan Ijazah Gibran
01:29
Video thumbnail
Anggaran Pendidikan Rp824 Triliun, Suahasil Jelaskan soal Sekolah hingga Kuliah Gratis
09:23
Video thumbnail
Lapas Kelebihan Penghuni, Pemerintah Lirik Pulau Kosong Jadi Tempat Rehabilitasi Napi Narkoba
09:38
Video thumbnail
Berkelakar di Sidang MK, Arsul Sani Sentil Sarjana Tanpa Ijazah SMA: Sekolah Ada, Ijazah Tidak
09:53
Video thumbnail
Yusril Persilakan Aparat Usut Kalapas Cibinong hingga Dirjen PAS, Bisa Berujung Pidana?
11:48
Video thumbnail
Menkeu Suahasil Puji BGN, Tata Kelola Program MBG Kini Makin Tertib
09:02
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan, Kalau Sudah Pegang Podium, Bisa Pidato Sampai 3 Jam #shorts
01:56
Video thumbnail
Yusril Tegaskan Presiden dan Wapres Gibran Atasan Kami #shorts #trending
01:11
Video thumbnail
Ngaku Bisa Pidato Sampai 3 Jam, Prabowo Bikin Kelakar: Jangan Kasih Saya Podium
08:46
Video thumbnail
Soal Bola Panas Wacana Pemakzulan Gibran, Begini Kata Yusril
13:12
Video thumbnail
Realisasi MBG Capai Rp153,2 T hingga September 2026, Ini Penjelasan Menkeu
09:12
Video thumbnail
Suahasil Blak blakan Belanja Negara Sudah Rp2 660,5 Triliun
08:15
Video thumbnail
Celetukan Arsul Sani di MK, Ada Sarjana tapi Enggak Punya Ijazah SMA #shorts #trending
01:19
Video thumbnail
Menohok, Arsul Sani Singgung Sarjana Tanpa Ijazah SMA dalam Sidang MK
09:41
Video thumbnail
KSAD Maruli Tegas Tak Main-Main Bagi Terlibat Judol Akan Ditindak Tegas #shorts #trending
00:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER