Polri Tegaskan Pengabdian untuk Masyarakat di Hari Bhayangkara Ke-80

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memperingati Hari Bhayangkara ke-80 pada Rabu, 1 Juli 2026, dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.

“Negara Republik Indonesia ini bukan milik sesuatu golongan, bukan milik sesuatu agama, bukan milik sesuatu suku, bukan milik sesuatu golongan adat-istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!”

- Advertisement -

Momentum delapan dekade pengabdian tersebut menjadi refleksi atas perjalanan institusi kepolisian dalam menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari upacara, parade, penganugerahan tanda kehormatan, defile, hingga pameran alat utama dan alat khusus produksi dalam negeri yang digelar di Pusat Latihan Brimob Polri, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Secara historis, Polri resmi dibentuk pada 1 Juli 1946 melalui Penetapan Pemerintah Nomor 11/S.D. Pada masa awal kemerdekaan, institusi kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga terlibat langsung dalam perjuangan mempertahankan kedaulatan negara.

- Advertisement -

Memasuki usia ke-80, perjalanan panjang Polri menjadi bagian dari dinamika sejarah bangsa, mulai dari masa revolusi hingga era reformasi. Tantangan yang dihadapi pun terus berkembang, seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Optimalkan OMC Padamkan Karhutla Kalteng

JCCNetwork.id- Pemerintah memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui optimalisasi operasi modifikasi cuaca (OMC), pengerahan helikopter pemadam, serta...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
JPPI: Program MBG Harus Jadi Penggerak Ekonomi Lokal, Petani hingga Peternak Wajib Diberdayakan
09:32
Video thumbnail
Nusron Wahid Dua Kali Tak Hadir Pemeriksaan KPK, Bakal Dijemput Paksa? Ini Kata KPK
09:14
Video thumbnail
JPPI Minta Keamanan Pangan MBG Diperketat, Evaluasi Dapur SPPG Harus Rutin #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Keamanan MBG Tak Bisa Ditawar, JPPI Minta Dapur SPPG Wajib Dievaluasi Tiap Bulan
08:53
Video thumbnail
Tong Biru Penyimpan Rp934 Juta di Kasus OTT Bupati Klaten Dipamerkan KPK
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi Dipakai Bupati Klaten untuk Bayar Utang Pilkada #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Terkuak, Bupati Klaten Diduga Terima Setoran Rutin Rp1,8 Miliar dari OPD hingga BUMD
09:31
Video thumbnail
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes ke Indonesia soal Kabut Asap
10:00
Video thumbnail
KPK Ungkap Tong Biru Isi Uang Diduga Hasil Korupsi Bupati Klaten #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Bukan Brankas, KPK Ungkap Dugaan Uang Hasil Korupsi Bupati Klaten Disimpan dalam Tong Biru
08:31
Video thumbnail
Jokowi Blak-blakan Duga Ada Manuver untuk Hancurkan Reputasinya dan Gibran #shorts #trending
01:27
Video thumbnail
KPK Bongkar Dugaan Korupsi di BNPB, Gepokan Uang hingga Emas Dipamerkan
08:28
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Dana Bencana BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
KPK Bongkar Aliran Uang Miliaran dan Emas 325 Gram ke Pejabat BNPB dalam Kasus Korupsi Dana Bencana
13:39
Video thumbnail
Gugatan UU Pilkada Ditolak MK, Ini Alasan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dipertahankan
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana Rp148 Miliar oleh Adik Eks Kepala BNPB
14:44
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER