Pertamina Sesuaikan Harga BBM per 23 Mei 2026

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-  PT Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kenaikan harga terjadi pada sejumlah produk unggulan, terutama Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Penyesuaian harga tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020 mengenai formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum jenis bensin dan solar yang disalurkan melalui SPBU.

- Advertisement -

Untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya, harga Pertamax Turbo kini naik menjadi Rp19.900 per liter dari sebelumnya Rp19.400 per liter. Sementara itu, Dexlite mengalami lonjakan cukup tinggi menjadi Rp26.000 per liter dari sebelumnya Rp23.600 per liter.

Kenaikan paling signifikan terjadi pada Pertamina Dex yang kini dijual Rp27.900 per liter, naik dari harga sebelumnya Rp23.900 per liter. Penyesuaian tersebut mengikuti tren pergerakan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Meski sejumlah BBM nonsubsidi mengalami kenaikan, Pertamina masih mempertahankan harga beberapa produk lainnya. Pertamax tetap dijual Rp12.300 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 bertahan di angka Rp12.900 per liter.

- Advertisement -

Adapun BBM subsidi tidak mengalami perubahan harga. Pertalite masih dipasarkan Rp10.000 per liter dan Bio Solar tetap Rp6.800 per liter di seluruh wilayah Indonesia.

Harga BBM juga berbeda di sejumlah daerah karena dipengaruhi besaran pajak daerah dan biaya distribusi. Untuk wilayah Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau misalnya, harga Pertamax mencapai Rp12.900 per liter, sementara Pertamax Turbo dipatok Rp20.750 per liter.

Di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam, harga BBM tercatat lebih rendah dibanding wilayah lain. Pertamax dijual Rp11.750 per liter, Pertamax Turbo Rp18.900 per liter, dan Dexlite Rp24.700 per liter.

Sementara itu, wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara menjadi daerah dengan harga BBM nonsubsidi tertinggi. Pertamax Turbo di dua wilayah tersebut mencapai Rp20.750 per liter dan Pertamina Dex menyentuh Rp29.100 per liter.

Untuk kawasan Indonesia timur seperti Papua, Maluku, dan Sulawesi, harga BBM juga mengalami penyesuaian dengan kisaran yang hampir seragam. Pertamax berada di angka Rp12.600 per liter, sedangkan Dexlite dijual Rp26.600 per liter.

Berikut rincian harga BBM Pertamina di beberapa wilayah Indonesia per 23 Mei 2026:

Wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur:
Pertalite Rp10.000 per liter
Pertamax Rp12.300 per liter
Pertamax Turbo Rp19.900 per liter
Pertamax Green 95 Rp12.900 per liter
Dexlite Rp26.000 per liter
Pertamina Dex Rp27.900 per liter
Solar subsidi Rp6.800 per liter

Wilayah Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau:
Pertamax Rp12.900 per liter
Pertamax Turbo Rp20.750 per liter
Dexlite Rp27.150 per liter
Pertamina Dex Rp29.100 per liter
Wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat:
Pertamax Rp12.300 per liter
Pertamax Turbo Rp19.900 per liter
Dexlite Rp26.000 per liter

Pertamina mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan pilihan BBM sesuai kebutuhan kendaraan serta tetap memperhatikan kualitas bahan bakar yang digunakan. Kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi sendiri dilakukan secara berkala mengikuti perkembangan harga energi global dan kondisi pasar internasional.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Rupiah Tembus Rp17.717, Pemerintah Intervensi Pasar Obligasi

JCCNetwork.id- Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang sempat menyentuh level Rp17.717 memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait stabilitas ekonomi nasional. Kondisi...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER