JCCNetwork.id-Kementerian Keuangan memastikan belum ada keputusan resmi terkait isu perombakan pejabat eselon I, khususnya pada posisi Direktur Jenderal Anggaran dan Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menegaskan hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi resmi mengenai pergantian jabatan tersebut.
“Sampai saat ini tidak ada info hal tersebut,” ujar Deni kepada Okezone, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Pernyataan itu disampaikan di Jakarta pada Rabu (22/4/2026).
Sebelumnya, beredar kabar mengenai rencana pergantian Febrio Kacaribu dari posisi Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal serta Luky Alfirman sebagai Direktur Jenderal Anggaran.
Isu tersebut disebut berasal dari internal kementerian, namun belum disertai kepastian terkait pengganti di kedua posisi strategis tersebut.
Di tengah isu tersebut, pembaruan pada laman Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan menunjukkan adanya perubahan jabatan.
Herman Saheruddin ditunjuk sebagai pelaksana tugas Direktur Jenderal menggantikan Masyita Crystallin.
Isu perombakan pejabat ini muncul seiring langkah Purbaya Yudhi Sadewa yang tengah melakukan penataan organisasi di lingkungan Kemenkeu sepanjang 2026.
Sebelumnya, ia telah melantik sejumlah pejabat eselon II serta melakukan rotasi besar terhadap lebih dari seribu pejabat di kementerian tersebut melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor 67 Tahun 2026.



