JCCNetwork.id- Persija Jakarta menghadapi tantangan serius dalam persiapan jelang laga pekan ke-29 Super League setelah perubahan mendadak lokasi pertandingan melawan PSIM Yogyakarta. Pertandingan yang semula dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, kini dipindahkan ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, dan akan digelar pada Rabu (22/4).
Perubahan venue yang diumumkan hanya beberapa hari sebelum pertandingan berdampak langsung terhadap kesiapan tim ibu kota. Informasi resmi terkait pemindahan lokasi tersebut baru diterbitkan oleh operator liga pada Sabtu (18/4), atau kurang dari sepekan sebelum kick-off.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, mengakui kondisi ini membuat persiapan timnya tidak berjalan optimal. Ia sebelumnya telah menyusun program latihan di Yogyakarta, menyusul laga melawan PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Namun, perubahan mendadak tersebut memaksa tim melakukan penyesuaian cepat, termasuk perjalanan jarak jauh ke Bali yang tidak masuk dalam rencana awal. Situasi ini turut memangkas waktu efektif latihan dan pemulihan pemain.
“Persiapan untuk pertandingan ini cukup terbatas karena jeda dari laga sebelumnya ke pertandingan di Bali tidak terlalu panjang,” kata Mauricio Souza.
“Kami juga tidak memperhitungkan perjalanan jauh ke Bali karena awalnya kami mengira akan bermain di Jogja. Namun, waktu yang ada tetap kami manfaatkan sebaik mungkin untuk melakukan persiapan.”
Meski demikian, pelatih asal Brasil itu menegaskan timnya tetap berupaya memaksimalkan waktu yang tersedia. Ia juga memastikan motivasi pemain tetap tinggi menghadapi laga penting tersebut.
“Kami termotivasi dan memahami betapa pentingnya pertandingan bagi kami,” ujarnya.
Mauricio juga mengomentari peta kekuatan tim lawan.
Souza juga menyoroti kekuatan calon lawan yang dinilai memiliki kualitas merata. Ia menegaskan bahwa pendekatan timnya tidak akan terpaku pada satu atau dua pemain tertentu.
“Saya tidak menilai hanya satu pemain dari tim lawan. Sepak bola memang melibatkan individu, tetapi kami selalu menekankan aspek kolektif. Di dalam tim PSM ada beberapa pemain bagus, namun saya tidak bisa menyoroti hanya satu atau dua pemain saja,” ucapnya.
Pertandingan ini diperkirakan berlangsung ketat mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan hasil maksimal untuk memperbaiki posisi di klasemen. Perubahan lokasi dan waktu persiapan yang terbatas menjadi faktor tambahan yang dapat memengaruhi jalannya laga.



