Waspada Campak pada Anak, Gejala Awal Sering Disangka Flu

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kasus campak pada anak kembali menjadi perhatian tenaga kesehatan menyusul meningkatnya laporan infeksi di sejumlah daerah, termasuk di Kota Tangerang. Dokter mengingatkan orang tua agar lebih waspada karena gejala awal penyakit ini kerap menyerupai flu biasa sehingga sering tidak disadari sejak dini.

Dokter umum di RS Sari Asih Cipondoh, dr. Putri Mutiara Sari, menjelaskan bahwa infeksi campak biasanya tidak langsung menunjukkan gejala khas. Pada tahap awal, anak yang terpapar virus umumnya mengalami keluhan yang mirip dengan penyakit flu.

- Advertisement -

Menurutnya, gejala awal dapat muncul sekitar tujuh hingga 14 hari setelah anak terinfeksi virus. Pada fase ini, anak biasanya mengalami demam yang diikuti gangguan pernapasan ringan seperti batuk kering dan hidung tersumbat.

Selain demam tinggi, gejala lain yang umum terjadi adalah mata merah dan berair. Kondisi ini biasanya muncul bersamaan dengan batuk kering serta hidung tersumbat yang membuat anak merasa tidak nyaman.

Ia menambahkan, salah satu tanda khas campak yang dapat dikenali lebih awal adalah munculnya bintik koplik di dalam mulut. Bintik tersebut biasanya muncul di bagian dalam pipi dengan warna putih keabu-abuan dan dikelilingi dasar kemerahan.

- Advertisement -

Bintik koplik ini biasanya terlihat satu hingga dua hari sebelum ruam pada kulit muncul. Karena itu, keberadaan tanda tersebut dapat menjadi petunjuk penting bagi tenaga medis untuk mengidentifikasi penyakit campak sejak dini.

Setelah fase tersebut, ruam merah biasanya mulai terlihat pada kulit anak. Ruam umumnya muncul pertama kali di area wajah dan belakang telinga sebelum kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya.

“Sedangkan untuk ruam merah yang menyebar biasanya muncul pertama kali di area wajah dan belakang telinga, lalu turun menyebar ke seluruh tubuh hingga kaki dalam waktu sekitar satu minggu,” kata dr. Putri Mutiara Sari di Tangerang Sabtu.

Jika anak telah dipastikan terinfeksi campak, dr. Putri menekankan bahwa penanganan utama berfokus pada menjaga kondisi tubuh agar tetap nyaman serta mencegah penularan kepada orang lain.

Ia menyarankan agar anak yang sakit menjalani istirahat total di rumah serta melakukan isolasi sementara guna memutus rantai penyebaran virus, terutama kepada anak-anak lain.

Selain itu, orang tua juga perlu memastikan kebutuhan cairan anak terpenuhi. Demam tinggi dan sariawan yang kerap menyertai campak sering membuat anak enggan makan maupun minum sehingga berisiko mengalami dehidrasi.

Namun ia mengingatkan agar orang tua tidak memberikan aspirin kepada anak yang mengalami demam akibat campak karena dapat memicu komplikasi serius.

“Hindari penggunaan aspirin pada anak karena risiko komplikasi fatal,” katanya.

Dalam kondisi tertentu, anak juga perlu segera mendapatkan penanganan medis. Misalnya jika demam tinggi tidak kunjung turun dalam waktu tiga hari, anak terlihat sangat lemas, mengalami sesak napas, atau bahkan mengalami kejang.

Tanda bahaya lain yang perlu diwaspadai antara lain bibir sangat kering, jarang buang air kecil, nyeri dada, hingga penurunan kesadaran.

Menurut dr. Putri, tanpa penanganan yang tepat, campak berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Beberapa di antaranya adalah infeksi telinga, pneumonia atau paru-paru basah, hingga radang otak atau ensefalitis.

“Tanpa penanganan medis yang tepat, campak dapat berkembang menjadi infeksi telinga, paru-paru basah hingga ensefalitis radang otak,” katanya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Tangerang sebelumnya juga telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran campak, terutama di lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni, meminta orang tua tidak mengizinkan anak yang mengalami gejala campak untuk berangkat ke sekolah demi mencegah penularan yang lebih luas.

Menurutnya, virus campak dapat menyebar dengan sangat mudah, tidak hanya melalui kontak langsung tetapi juga melalui udara dari percikan batuk maupun bersin penderita.

Ia mengungkapkan bahwa sejak akhir 2025 hingga awal 2026, kasus campak di Kota Tangerang menunjukkan tren peningkatan meski jumlahnya masih bersifat fluktuatif setiap pekan.

Dalam satu bulan, jumlah kasus bahkan dapat mencapai ratusan laporan. Kondisi tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

”Kondisi ini meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan tersebut menunjukkan adanya peningkatan yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan sektor kesehatan,” katanya.

Pemerintah daerah bersama tenaga kesehatan juga terus mendorong upaya pencegahan, termasuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya deteksi dini dan penanganan yang tepat agar penyebaran penyakit dapat dikendalikan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Bahlil Jamin BBM Subsidi Tak Naik, Tegaskan Sesuai Perintah Presiden #shorts #trending
01:36
Video thumbnail
Bahlil Tegaskan Arahan Prabowo soal BBM Subsidi: Harga Tetap, Rakyat Indonesia Tenang
13:36
Video thumbnail
Bahas RUU Perampasan Aset, DPR Soroti Sikap Mahasiswa UI yang Dinilai Berbeda saat di Lapangan
08:25
Video thumbnail
Sikap Tegas Bahlil soal Ekspor Gas: Jangan Ajari Kita soal Komitmen Kontrak
09:03
Video thumbnail
Momen Hangat Amran ke Petani, Topi dan Selendang Dipakaikan Langsung #shorts #trending
01:56
Video thumbnail
TR Jeritan Warga ke Prabowo Rumah Dibedah Tak Tuntas, Rakyat Terpaksa Ngontrak #shorts #trending
02:20
Video thumbnail
Momen Penuh Keakraban, Mentan Amran Pakaikan Topi dan Selendang Langsung ke Petani
09:13
Video thumbnail
Kenapa Rakyat Jangan Berharap Lagi ke DPR Selama 3 Tahun Kedepan? #shorts #trending
01:37
Video thumbnail
Rocky Gerung Celetuk Soal Gaji Wantimpres Rp76 Juta, Tak Ada Gunanya #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Blak-blakan Rocky Gerung, Gaji Wantimpres Rp76 Juta Disebut Tak Ada Gunanya
09:34
Video thumbnail
Bahlil Pasang Sikap Tegas, Tak Hargai Indonesia, Ekspor Gas Bisa Disetop #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
DPR Hanya Pajangan, Sekarang Hanya Satu Orang Kuat Menentukan Segala Sesuatu, Siapa Dia? #shorts
01:38
Video thumbnail
Bahlil Tak Segan Hentikan Ekspor Gas ke Negara yang Tak Menghormati RI
10:41
Video thumbnail
Mahasiswa Blak-blakan Pertanyakan Kinerja Rocky Gerung Jadi Wantimpres Prabowo #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Mahasiswa Blak-blakan Pertanyakan Kinerja Rocky Gerung Jadi Wantimpres Prabowo
09:55
Video thumbnail
Detik-Detik Mentan Amran Jadi Pusat Perhatian di Lampung
08:51
Video thumbnail
DPR Tak Berani Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja #shorts
01:46
Video thumbnail
Eks Cawapres 2019 Buka Suara soal Polemik Ijazah yang Diributkan Hari Ini
08:23
Video thumbnail
Ibu 81 Tahun Mengadu ke Menkum, Hartanya Beralih Lewat Pengampuan Tanpa Sepengetahuan Keluarga
08:51
Video thumbnail
Di Forum Titipan Rakyat Formappi Sebut DPR Tak Berani Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja ke Prabowo
19:23

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER