Adies Kadir Resmi Dilantik Jadi Hakim MK

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Adies Kadir, resmi dilantik sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dalam upacara kenegaraan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Adies Kadir ditunjuk untuk mengisi posisi hakim konstitusi yang ditinggalkan Arief Hidayat, yang telah menyelesaikan masa tugasnya setelah mengabdi selama 13 tahun di Mahkamah Konstitusi. Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Hakim Konstitusi atas usulan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI).

- Advertisement -

Dalam prosesi pelantikan, Adies mengucapkan sumpah jabatan sebagai hakim konstitusi dan menegaskan komitmennya untuk menjaga independensi lembaga peradilan konstitusi. Ia secara khusus menyampaikan sikapnya terkait potensi konflik kepentingan, mengingat latar belakangnya sebagai kader Partai Golkar.

Adies menegaskan dirinya tidak akan terlibat dalam penanganan perkara yang berkaitan dengan Partai Golkar. Menurutnya, Mahkamah Konstitusi memiliki mekanisme dan aturan yang jelas dalam mengantisipasi konflik kepentingan hakim.

“Tentunya kalau di Mahkamah Konstitusi itu kan ada aturan-aturan ya. Kalau terkait dengan dianggap ada conflict of interest, pasti otomatis hakim akan mengundurkan diri dari panel atau majelis tersebut,” kata Adies Kadir.

- Advertisement -

Ia menambahkan, langkah tersebut juga akan ia terapkan secara konsisten apabila MK menangani perkara yang berkaitan langsung dengan partai tempat ia pernah bernaung. “Ya, kemungkinan saya juga akan mengambil langkah seperti itu kalau ada kasus-kasus terkait dengan Partai Golkar,” imbuh dia.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menyatakan keyakinannya bahwa Adies Kadir akan menjalankan tugas sebagai hakim konstitusi secara profesional, berintegritas, dan independen. Bahlil menepis anggapan publik yang meragukan netralitas Adies karena latar belakang politiknya.

Menurut Bahlil, pengalaman kader partai politik menjadi hakim MK bukanlah hal baru dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia. Ia mencontohkan sejumlah hakim konstitusi sebelumnya yang juga berasal dari partai politik, namun mampu menjalankan tugas secara independen.

“Kalau kita mau bicara seperti itu, kan beberapa hakim MK, baik dulu maupun sekarang (ada yang, red.) juga pernah menjadi kader partai politik, dan itu tidak hanya di Partai Golkar. Pak Hamdan Zoelva, (yang semula, red.) kader Partai Bulan Bintang, kemudian sekarang dari PPP ada Pak Arsul Sani,” kata Bahlil di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (5/2), selepas acara pembacaan sumpah Adies Kadir sebagai hakim MK.

Bahlil menegaskan bahwa ketika seorang kader politik telah diangkat menjadi hakim Mahkamah Konstitusi, maka status keanggotaan partainya secara otomatis berakhir. “Jadi, kader-kader politik ini dewasa semua, negarawan. Begitu (mereka) sudah dinyatakan sebagai hakim Mahkamah Konstitusi, saya yakin dan percaya seluruh status keanggotaan partai sudah tidak ada, dan mereka milik negara,” sambung Bahlil.

Ia pun menyatakan optimisme bahwa Adies Kadir akan mampu menjaga marwah Mahkamah Konstitusi sebagai penjaga konstitusi. “Saya yakin Pak Prof. Adies Kadir, salah satu kader terbaik Golkar, yang saya tahu punya integritas, dan mampu menjalankan amanah ini dengan baik,” ujar Ketum Golkar.

Pelantikan Adies Kadir sekaligus menandai babak baru dalam komposisi Mahkamah Konstitusi, di tengah sorotan publik terhadap independensi dan kredibilitas lembaga tersebut dalam mengawal demokrasi dan konstitusi di Indonesia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Peresmian LRT, Sejumlah Jalan Dialihkan

JCCNetwork.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar Stasiun LRT Jakarta Manggarai, Rabu (26/8/2026). Pengaturan tersebut dilakukan bertepatan dengan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Begini Pengakuan Anggota DPR di Hadapan Ustaz Latif #shorts #trending
01:41
Video thumbnail
Ada Apa di Balik Demo 27 Agustus, Kapolri Soroti Penumpang Gelap
08:14
Video thumbnail
Prabowo Angkat Topi untuk Kiai Kampung: Tak Pernah Masuk TV, Tapi Tiap Hari Jaga Rakyat
08:23
Video thumbnail
Bikin Suasana Cair! KDM Sebut Jawa Barat Punya Gubernur dan Wali Kota Konten
06:26
Video thumbnail
Dukungan Ulama Bikin DPR Terharu Ditegah Kebut Tuntaskan RUU Perampasan
14:11
Video thumbnail
Panglima Jilah Ungkap Tradisi Berladang Orang Dayak Sejak Ribuan Tahun, Dulu Tak Ada Seperti Ini
05:30
Video thumbnail
Sejumlah Catatan Majelis Arah Indonesia Terkait RUU Perampasan Aset
13:15
Video thumbnail
Wamenhan Bebarkan Fakta, Kapal Perang Dibeli Rp370 Miliar Kini Dilelang Rp2 Miliar
08:13
Video thumbnail
Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Ormas Dalam Kericuhan Demo DPR
11:11
Video thumbnail
Sisa Kuota Pelanggan Tak Bisa Hangus Lagi #shorts #trending
02:07
Video thumbnail
Operator Internet Jangan Macam Macam, Sisa Kuota Tak Boleh Dihapus dan Dilarang Ada Biaya Tambahan
04:04
Video thumbnail
Ada Pesan Khusus Panglima Jilah ke Prabowo Soal Karhutla di Kalbar?
05:07
Video thumbnail
Dokter Spesialis Bertugas di Daerah Tertinggal Diguyur Insentif Rp30 Juta
10:37
Video thumbnail
Kapolri Blak-blakan soal Demo 27 Agustus: Ada yang Menumpangi
09:36
Video thumbnail
4 Jenis Harta Koruptor Bisa Dirampas Negara, Apa Saja?
10:07
Video thumbnail
Kapolri Tegaskan Jika Ada Kriminalisasi Buruh, Propam Langsung Turun
09:46
Video thumbnail
Bikin Geleng Kepala! Yusril Sebut Perputaran Duit Judol Indonesia Rp86,82 T
08:44
Video thumbnail
Prabowo Kagum! Lagu Syubbanul Wathon Disebut Pancarkan Semangat Cinta Tanah Air
08:40
Video thumbnail
Bikin Tertawa! Guyon Kapolri Listyo Kerja Optimal, Jadi Tak Perlu Saya Pimpin Demo
08:15
Video thumbnail
Harus Miskin dan Menderita Dulu Baru Bisa Terima Bantuan Iuran BPJS?
10:33

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER