Polri di Bawah Kementerian Dinilai Ancam Independensi Hukum

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Komite Nasional Advokat Indonesia (KNAI) secara tegas menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian. KNAI menilai posisi Polri harus tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia demi menjaga independensi dan efektivitas penegakan hukum.

Ketua Umum DPN KNAI, Pablo Benua, menyatakan bahwa perubahan struktur tersebut berpotensi menimbulkan gangguan serius terhadap proses penegakan hukum serta stabilitas keamanan nasional. Polri membutuhkan posisi yang independen agar dapat menjalankan tugas secara profesional tanpa intervensi kepentingan birokrasi kementerian.

- Advertisement -

Pablo menekankan, wacana tersebut seharusnya dikaji secara objektif dengan melihat tingkat kepuasan publik dan rasa aman masyarakat terhadap kinerja Polri. Ia menyebut berbagai survei dan riset internasional menunjukkan tingkat keamanan Indonesia berada pada kategori sangat baik, bahkan melampaui sejumlah negara yang menempatkan institusi kepolisian di bawah kementerian.

Selain itu, Pablo merespons anggapan bahwa Polri akan lebih mudah diawasi apabila berada di bawah kementerian. Ia menilai pandangan tersebut keliru dan berpotensi membahayakan prinsip independensi penegakan hukum.

Menurut KNAI, mekanisme pengawasan terhadap Polri sudah tersedia melalui berbagai lembaga pengawas internal maupun eksternal. Oleh karena itu, KNAI menegaskan bahwa perubahan struktur kelembagaan Polri bukanlah solusi yang tepat dan justru berisiko melemahkan sistem hukum nasional.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Abu Capai 200 Meter

JCCNetwork.id- Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (7/11/2026) dini hari. Letusan yang...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER