TNI AL Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Upaya penyelundupan hasil hutan berupa arang bakau berhasil digagalkan aparat gabungan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) III bersama Satuan Tugas Intelijen Maritim Pusat Intelijen TNI AL (Satgas Intelmar Pusintelal) mengamankan dua kontainer berisi puluhan ton arang bakau ilegal di Dermaga 210.

Pengungkapan kasus ini melibatkan sinergi lintas instansi, mulai dari KP3, Kementerian Kehutanan, Bea Cukai Tanjung Priok, PT Pelindo, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta, Karantina, hingga Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI.

- Advertisement -

Operasi penindakan dilakukan setelah aparat menerima informasi intelijen terkait aktivitas pemuatan arang bakau di Pelabuhan Tirta Ria, Kabupaten Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Rabu, 21 Januari 2026. Dari hasil pemantauan, arang bakau tersebut dimuat ke dalam dua kontainer berukuran 40 feet dari kapal kayu KM Surya Jaya 1 dengan jumlah sekitar 400 karung.

Muatan tersebut selanjutnya dikirim menuju Jakarta menggunakan kapal ICON JAMES II 13. Saat kapal sandar di Dermaga 210 Pelabuhan Tanjung Priok, tim gabungan langsung melakukan pemeriksaan dan penindakan di lapangan.

Proses awal penanganan dimulai sekitar pukul 01.30 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan dokumen dan fisik muatan, pada pukul 08.45 WIB dua kontainer yang diduga membawa arang bakau tanpa dokumen karantina dan perizinan resmi dari instansi lingkungan hidup serta kehutanan diturunkan dari kapal dan dipindahkan ke Lapangan 218.

- Advertisement -

Pembongkaran kontainer dilakukan pada pukul 11.15 WIB. Dari hasil pemeriksaan, diketahui dua kontainer tersebut berisi arang bakau dengan total berat mencapai sekitar 74 ton. Aparat memperkirakan nilai kerugian negara akibat penyelundupan tersebut mencapai kurang lebih Rp1,7 miliar.

Selain kerugian ekonomi, dampak ekologis dari praktik ilegal ini dinilai sangat serius. Produksi arang bakau tersebut diperkirakan berasal dari penebangan sekitar 1.400 hingga 1.500 pohon bakau dewasa, yang berpotensi merusak ekosistem pesisir.

Komandan Kodaeral III, Laksamana Muda TNI Kuspardja, menegaskan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kewaspadaan aparat serta sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan laut nasional dan kelestarian lingkungan.

“TNI AL berkomitmen menjaga perairan Indonesia dari pelanggaran hukum. Penyelundupan hasil hutan tanpa izin merugikan negara dan mengancam ekosistem pesisir. Upaya pencegahan dan penindakan akan terus diperkuat melalui patroli dan penegakan hukum di wilayah perairan yurisdiksi NKRI,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Selasa (3/2).

Sementara itu, Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam melindungi sumber daya alam dari eksploitasi ilegal.

Menurutnya, seluruh barang bukti saat ini telah diamankan dan akan diserahkan kepada Gakkum Kehutanan untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Aparat penegak hukum juga akan mendalami pihak-pihak yang terlibat, termasuk kemungkinan adanya aktor intelektual di balik praktik penyelundupan tersebut.

“Kami akan terus mendalami aktor intelektual yang terlibat agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas Dwi Januanto.

Ia menambahkan, penebangan mangrove secara ilegal berdampak luas terhadap keseimbangan lingkungan pesisir. Hutan mangrove memiliki fungsi vital sebagai pelindung alami pantai dari abrasi, gelombang tinggi, dan intrusi air laut, sekaligus menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut.

“Kerusakan mangrove dalam skala besar berpotensi meningkatkan risiko abrasi, menurunkan hasil perikanan, mengancam keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil, serta memicu bencana ekologis,” tutup Dwi Januanto.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Harga Emas Antam Naik Rp8.000 Jadi Rp2,565 Juta

JCCNetwork.id- Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Jumat (6/11/2026). Berdasarkan pembaruan harga terbaru, logam mulia Antam...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER