Sambut Mudik Lebaran 2026, Tiket Kereta Api Reguler Terjual 382.047 Tiket

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa penjualan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026 terus berjalan secara bertahap sesuai skema H-45. Hingga saat ini, KAI telah membuka pemesanan tiket kereta api reguler untuk sejumlah tanggal keberangkatan arus mudik, termasuk H-3, H-2, hingga H-1 Lebaran.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa capaian penjualan tiket tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api reguler sebagai moda utama perjalanan mudik Lebaran. Hingga 3 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, minat pelanggan pada periode puncak arus mudik menunjukkan tren yang signifikan.

- Advertisement -

Untuk keberangkatan H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026, tiket yang telah terjual mencapai 54.387 tiket. Sementara itu, penjualan tiket H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026 tercatat sebanyak 56.250 tiket, dan untuk H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026 telah terjual 39.380 tiket.

Penjualan tiket Lebaran 2026 dilakukan secara bertahap mengikuti ketentuan H-45 sebelum tanggal keberangkatan. Pola ini memberi ruang bagi masyarakat untuk menyusun rencana perjalanan mudik secara lebih terukur, sekaligus mendukung pengelolaan arus penumpang yang lebih seimbang selama periode mudik.

Anne menambahkan bahwa perencanaan sejak dini menjadi kunci perjalanan mudik yang lebih nyaman. Dengan mengikuti jadwal pembukaan tiket sesuai skema H-45, masyarakat dapat memantau ketersediaan tiket secara berkala dan menyesuaikan pilihan tanggal maupun relasi perjalanan menggunakan layanan kereta api reguler.

- Advertisement -

Secara kumulatif, hingga 3 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket kereta api reguler Lebaran untuk periode keberangkatan arus mudik yang telah dibuka, yaitu 11 Maret hingga 20 Maret 2026, telah mencapai 382.047 tiket. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah seiring pembukaan penjualan untuk tanggal-tanggal berikutnya sesuai jadwal.

Berdasarkan data sementara, terdapat sepuluh stasiun tujuan dengan volume penumpang tertinggi, yaitu:

1. Purwokerto (18.161 pelanggan)
2. Semarang Tawang (17.705 pelanggan)
3. Yogyakarta (17.366 pelanggan)
4. Kutoarjo (16.277 pelanggan)
5. Surabaya Pasar Turi (14.747 pelanggan)
6. Pasarsenen (12.739 pelanggan)
7. Kebumen (11.304 pelanggan)
8. Tegal (11.232 pelanggan)
9. Lempuyangan (10.823 pelanggan)
10. Solo Balapan (10.578 pelanggan)

Preferensi tersebut menunjukkan sebaran tujuan pelanggan yang semakin beragam, mencakup kota besar, wilayah penyangga, hingga kota tujuan lanjutan. Pola ini mengindikasikan meningkatnya pemanfaatan perjalanan lanjutan atau connecting train sebagai bagian dari perencanaan mudik yang disusun sejak awal.

KAI mengimbau pelanggan yang belum memperoleh tiket pada tanggal atau relasi yang diinginkan untuk terus memantau pembukaan penjualan tiket berikutnya sesuai skema H-45, serta mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan yang tersedia. Pelanggan juga dapat memanfaatkan fitur connecting train melalui aplikasi Access by KAI untuk menyusun perjalanan yang lebih fleksibel dan terencana.

Sebagai penutup, Anne kembali mengingatkan agar masyarakat melakukan pembelian tiket secara resmi melalui seluruh kanal penjualan KAI, yaitu aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan resmi yang telah bekerja sama dengan KAI.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dengan cermat dan mengikuti jadwal pembukaan tiket sesuai skema H-45. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121,” tutup Anne.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Banjir Rendam 43 Desa di Aceh Barat

JCCNetwork.id- Bencana banjir melanda Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu malam (31/10/2026). Hingga Minggu malam (1/11/2026),...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER