Persija Kecam Rasisme terhadap Allano Lima, Minta Penindakan Tegas

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Persija Jakarta menyatakan kecaman tegas atas tindakan rasisme yang dialami winger mereka, Allano Lima, pasca-laga kontra Persib Bandung pada pekan ke-17 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (11/1).

Serangan bernuansa rasis itu diterima Allano melalui kolom komentar akun media sosial pribadinya.

- Advertisement -

Pertandingan bertensi tinggi tersebut berakhir dengan skor 1–0 untuk Persib Bandung melalui gol cepat Beckham Putra pada menit kelima. Allano tampil sebagai salah satu pemain kunci Persija pada laga itu.

Manajemen Persija menilai tindakan rasisme tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap nilai kemanusiaan dan prinsip fair play dalam sepak bola.

“Persija berdiri sepenuhnya bersama Allano Lima. Klub memberikan dukungan moral dan psikologis, serta memastikan ia tidak sendirian menghadapi situasi ini,” ujar Manajer Persija, Marsekal Muda TNI (Purn) Ardhi Tjahjoko.

- Advertisement -

Persija mendesak seluruh pemangku kepentingan sepak bola, termasuk operator liga, PSSI, serta komunitas suporter, untuk mengambil langkah konkret memberantas rasisme dan ujaran kebencian, baik di stadion maupun di ruang digital. Klub menegaskan, pembiaran terhadap tindakan tersebut berpotensi merusak citra sepak bola nasional.

Selain kasus Allano, Persija juga menyoroti munculnya ancaman terhadap pemain lain. Gelandang Persib Bandung, Thom Haye, sebelumnya mengaku keluarganya menerima ancaman pembunuhan melalui pesan media sosial. Persija menilai praktik demikian tidak dapat ditoleransi dalam iklim kompetisi profesional.

Di tengah situasi tersebut, Allano Lima memberikan tanggapan melalui akun media sosialnya. Pemain asal Brasil itu menegaskan dirinya tetap bangga atas identitas dan perjalanan kariernya, mengibaratkan dirinya sebagai “pohon berbuah lebat yang kerap dilempari batu”. Allano menyatakan akan tetap fokus melanjutkan kerja dan perjuangan bersama tim.

Persija menutup pernyataan resminya dengan ajakan untuk menghentikan segala bentuk rasisme dan ujaran kebencian di sepak bola Indonesia, menekankan bahwa kompetisi seharusnya berlangsung dalam atmosfer aman, sportif, dan saling menghargai.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Di Tengah Gejolak Global, Pasbata Optimistis Prabowo-Gibran Mampu Selamatkan Ekonomi Indonesia

JCCNetwork.id- Sekretaris Jenderal Pasukan Bawah Tanah (Pasbata) Prabowo, Budiyanto Hadinegoro, menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER