JCCNetwork.id– Dinas Kesehatan Kota Malang memastikan kasus paparan virus Influenza A subtipe H3N2 atau superflu yang sempat terdeteksi di wilayah setempat telah berada dalam kondisi terkendali.
Sebanyak 17 warga yang sebelumnya dinyatakan terinfeksi, seluruhnya telah sembuh setelah mendapatkan perawatan medis.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif, menyampaikan bahwa temuan kasus superflu terjadi pada periode September hingga November 2025. Pasien menjalani perawatan di Puskesmas Dinoyo dan RS Saiful Anwar (RSSA) Malang.
“Seluruh pasien sudah dinyatakan pulih dan penanganan kasus saat ini terkendali,” ujar Husnul, Minggu (11/1/2026), dikutip.
Berdasarkan catatan medis, pasien sempat mengalami gejala klinis seperti demam tinggi di atas 38 derajat Celsius, batuk, nyeri tenggorokan, sakit kepala, hingga gangguan pernapasan. Setelah menjalani perawatan beberapa hari, kondisi pasien berangsur membaik dan kini telah kembali beraktivitas seperti biasa.
Husnul menegaskan, sejak Desember 2025 hingga Januari 2026, tidak ada laporan penambahan kasus baru superflu di Kota Malang. Kendati demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi penularan.


